Doa qunut adalah sunnah yang dibaca pada sholat subuh, terutama pada rakaat terakhir. Dengan memahami bacaan doa qunut, tata cara, dan adab pelaksanaannya, sholat subuh kita menjadi lebih khusyuk, tertib, dan sesuai tuntunan Nabi. Artikel ini membahas secara lengkap doa qunut subuh, bacaan Arab, latin, terjemahan, serta panduan pelaksanaannya.
Daftar Isi
Pengertian dan Hukum Doa Qunut
Mengutip Nu Jombang, Doa qunut subuh adalah doa yang dibaca dalam sholat subuh pada rakaat terakhir. Dalam tradisi Islam, qunut memiliki beberapa jenis, termasuk qunut witir pada sepuluh malam terakhir Ramadhan dan qunut nazilah saat menghadapi musibah. Fokus artikel ini adalah doa qunut subuh, yang hukumnya sunnah muakkadah.
Imam Al-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan:
اعلم أن القنوت في صلاة الصبح سنة للحديث الصحيح فيه عن أنس رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم لم يزل يقنت في الصبح حتى فارقا الدنيا. رواه الحاكم أبو عبد الله في كتاب الأربعين وقال حديث صحيح
“Qunut shalat subuh disunnahkan berdasarkan hadits shahih dari Anas bahwa Rasulullah SAW selalu qunut sampai beliau meninggal. Hadits riwayat Hakim Abu Abdullah dalam kitab Arba’in. Hadits ini shahih.”
Artinya, membaca doa qunut subuh dianjurkan, tetapi meninggalkannya tidak membatalkan sholat. Jika ditinggalkan, dianjurkan melakukan sujud sahwi.
Bacaan Doa Qunut Subuh
Berikut bacaan doa qunut subuh lengkap dengan Arab, latin, dan terjemahan:
Arab:
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِىْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin:
Allahummahdini fî man hadait, wa ‘âfini fî man ‘âfait, wa tawallanî fî man tawallait, wa bâriklî fî mâ a‘thait, wa qinî syarra mâ qadhait, fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik, wa innahû lâ yazillu man wâlait, wa lâ ya‘izzu man ‘âdait, tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait, fa lakal hamdu a’lâ mâ qadhait, wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa sallam.
Terjemahan:
Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan. Lindungilah aku dari keburukan yang telah Engkau tetapkan. Karena sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan, dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau pimpin, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Mahasuci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Mahatinggi Engkau. Segala puji bagi-Mu atas segala ketetapan-Mu. Kami memohon ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya.
Tata Cara Membaca Doa Qunut
- Saat sholat sendiri: Bacalah lafadz utuh untuk diri sendiri (ihdinî).
- Saat berjamaah: Imam dianjurkan mengganti lafadz menjadi ihdinâ agar doa mencakup seluruh makmum.
- Mengangkat tangan: Disunnahkan mengangkat kedua tangan saat membaca doa qunut.
- Mengaminkan makmum: Imam dianjurkan membaca keras agar makmum bisa mengaminkan doa.
Menurut Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in:
وكره لإمام تخصيص نفسه بدعاء أي بدعاء القنوت للنهي عن تخصيص نفسه بدعاء، فيقول الإمام: اهدنا
“Dimakruhkan bagi imam berdoa khusus untuk dirinya sendiri saat qunut. Imam sebaiknya membaca ‘ihdina’ untuk jamaah.”
Manfaat Membaca Doa Qunut Subuh
- Memperkuat kesadaran spiritual – Membantu fokus pada Allah saat sholat subuh.
- Meningkatkan kekhusyukan sholat – Membuat rakaat terakhir lebih bermakna.
- Mengikuti sunnah Nabi – Menjalankan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
- Doa untuk kebaikan jamaah – Dengan lafadz ihdinâ, seluruh makmum mendapatkan keberkahan.
Kesimpulan
Doa qunut subuh merupakan sunnah muakkadah yang dianjurkan dibaca pada rakaat terakhir sholat subuh. Dengan memahami bacaan Arab, latin, terjemahan, dan tata cara pelaksanaannya, sholat subuh menjadi lebih khusyuk, tertib, dan penuh penghayatan. Imam maupun makmum dapat menyesuaikan bacaan untuk jamaah, mengangkat tangan, dan membaca dengan benar agar doa diterima.
Sumber: https://jombang.nu.or.id/amaliyah-nu/tata-cara-dan-bacaan-qunut-shalat-shubuh-v6bIV



No Comment! Be the first one.