Doa Iftitah, Ini Bacaan Sunnah Sebelum Al-Fatihah
Doa Iftitah merupakan bacaan sunnah yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah dalam salat. Meski tidak termasuk rukun salat, doa ini memiliki makna mendalam sebagai...
Doa Iftitah merupakan bacaan sunnah yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah dalam salat. Meski tidak termasuk rukun salat, doa ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT dan pengakuan seorang hamba atas kebesaran-Nya.
Daftar Isi
Banyak umat Islam mencari bacaan Doa Iftitah yang benar karena ingin menyempurnakan ibadah salat sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Doa ini juga menjadi pembuka yang menyiapkan hati agar lebih khusyuk saat berdiri di hadapan Allah SWT.
Apa Itu Doa Iftitah?
Secara bahasa, “iftitah” berarti pembukaan. Dalam salat, Doa Iftitah adalah doa pembuka yang dibaca sesudah takbiratul ihram pada rakaat pertama.
Rasulullah SAW mengajarkan beberapa versi Doa Iftitah.Dilansir dari sumber cahaya.kompas.com, salah satu bacaan yang paling umum diamalkan di Indonesia adalah sebagai berikut:
اللّٰهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ،
اللّٰهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ،
اللّٰهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.Allahumma baa’id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib.
Allahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas.
Allahummaghsilnii min khathaayaaya bil maa’i wats-tsalji wal barad.
Artinya
“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana dibersihkannya pakaian putih dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju, dan embun.”
Hukum Membaca Doa Iftitah
Para ulama sepakat bahwa membaca Doa Iftitah hukumnya sunnah. Artinya, jika dibaca akan mendapat pahala, dan jika ditinggalkan salat tetap sah.
Karena sifatnya sunnah, seseorang yang lupa membaca Doa Iftitah tidak perlu mengulang salat ataupun melakukan sujud sahwi.
Waktu Membaca Doa Iftitah
Doa Iftitah dibaca pada rakaat pertama, tepat setelah takbiratul ihram dan sebelum ta’awudz serta Surah Al-Fatihah.
Urutannya adalah:
- Niat salat
- Takbiratul ihram
- Doa Iftitah
- Ta’awudz
- Surah Al-Fatihah
- Surah pendek atau ayat Al-Qur’an
Dengan memahami urutan ini, umat Islam dapat melaksanakan salat sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
Keutamaan Doa Iftitah
Doa Iftitah mengandung pujian, penghambaan, dan penegasan tauhid kepada Allah SWT. Bacaan ini membantu seorang muslim menenangkan hati dan memusatkan pikiran sebelum membaca Al-Qur’an dalam salat.
Selain itu, membiasakan membaca Doa Iftitah menjadi salah satu bentuk ittiba’ atau mengikuti ajaran Rasulullah SAW.
Dalil tentang Doa Iftitah
Hadis tentang Doa Iftitah diriwayatkan antara lain oleh Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Dalam riwayat tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan doa pembuka sebagai bentuk pujian dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
Para ulama kemudian menjelaskan bahwa bacaan ini menunjukkan kesempurnaan tata cara salat Nabi.
Hikmah Membaca Doa Iftitah
Ada beberapa hikmah yang dapat diambil dari membaca Doa Iftitah:
- Mengawali salat dengan pujian kepada Allah SWT.
- Memohon ampun atas dosa dan kesalahan.
- Meneguhkan niat ibadah semata-mata karena Allah.
- Membantu menghadirkan kekhusyukan dalam salat.
- Menjalankan sunnah Rasulullah SAW.
Penutup
Doa Iftitah adalah bacaan sunnah yang dibaca sebelum Al-Fatihah pada rakaat pertama salat. Meski tidak wajib, bacaan ini memiliki keutamaan besar karena mengandung pujian, pengagungan, dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
Dengan membiasakan membaca Doa Iftitah, umat Islam dapat menyempurnakan salat dan meneladani tata cara ibadah Rasulullah SAW. Memahami makna setiap bacaan juga dapat membantu menghadirkan salat yang lebih khusyuk dan penuh penghayatan.



No Comment! Be the first one.