Panduan Lengkap Shalat Tarawih: Niat, Jumlah Rakaat, dan Tata Cara
Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk dilakukan pada bulan Ramadhan. Ibadah ini merupakan ekspresi keimanan dan ketundukan kepada Allah SWT,...
Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk dilakukan pada bulan Ramadhan.
Daftar Isi
- Apa Itu Shalat Tarawih?
- Waktu Pelaksanaan
- Niat Shalat Tarawih
- Niat Shalat Tarawih Sendiri
- Niat Shalat Tarawih Berjamaah (Imam)
- Niat Shalat Tarawih Berjamaah (Makmum)
- Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
- Pendapat Mengenai Jumlah Rakaat
- Tata Cara Shalat Tarawih
- Persiapan Shalat
- Takbiratul Ihram
- Bacaan dalam Shalat
- Etika dan Keutamaan Shalat Tarawih
Ibadah ini merupakan ekspresi keimanan dan ketundukan kepada Allah SWT, sekaligus kesempatan untuk memperbanyak pahala, membaca Al-Qur’an, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di masjid atau di rumah.
Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dengan bahasa yang mudah dipahami, struktur informatif, dan langkah-langkah pelaksanaannya secara lengkap
Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk dilakukan pada bulan Ramadhan.
Ibadah ini merupakan ekspresi keimanan dan ketundukan kepada Allah SWT, sekaligus kesempatan untuk memperbanyak pahala, membaca Al-Qur’an, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di masjid atau di rumah.
Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dengan bahasa yang mudah dipahami, struktur informatif, dan langkah-langkah pelaksanaan secara lengkap
Apa Itu Shalat Tarawih?
Shalat Tarawih adalah shalat malam yang dikerjakan secara khusus pada bulan Ramadhan setelah shalat Isya.
Ibadah ini termasuk shalat sunnah mu’akkadah (sangat dianjurkan) yang bertujuan untuk mendekatkan hamba kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah di malam hari.
Waktu Pelaksanaan
Shalat Tarawih dilaksanakan setelah selesainya shalat Isya hingga sebelum waktu Witir.
Sebagian ulama berpendapat lebih utama dilakukan segera setelah Isya supaya jamaah dapat berkumpul dan melaksanakan ibadah bersama secara berjamaah.
Niat Shalat Tarawih
Niat adalah rukun penting dalam shalat, termasuk shalat sunnah Tarawih. Bacaan niat dilakukan dalam hati sebelum takbiratul ihram.
Niat Shalat Tarawih Sendiri
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Niat Shalat Tarawih Berjamaah (Imam)
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Shalat Tarawih Berjamaah (Makmum)
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
Tidak ada ketentuan yang wajib mengenai jumlah rakaat Tarawih yang harus dikerjakan. Para ulama berpendapat berbeda, dan semua itu dinilai sah selama dilakukan dengan ikhlas dan benar.
Pendapat Mengenai Jumlah Rakaat
- 8 Rakaat + Witir 3 Rakaat (Total 11 Rakaat)
Pendapat ini merujuk pada praktik sebagian umat Muslim yang mengikuti riwayat bahwa Rasulullah SAW tidak membatasi jumlah rakaat dan sebagian besar ulama mengamalkannya sebagai minimal Tarawih. - 20 Rakaat + Witir 3 Rakaat (Total 23 Rakaat)
Ini adalah amalan mayoritas umat Islam di banyak negara yang dilakukan berjamaah dengan imam di masjid. Pendapat ini banyak diikuti karena menjadi tradisi ulama setelah masa Nabi SAW.
Ada pula pendapat lain seperti 13 rakaat, 36 rakaat, atau variasi lain, namun semua tetap dalam garis sunnah selama tata cara shalatnya benar dan dilaksanakan dengan penuh kekhusyuan.
Tata Cara Shalat Tarawih
Secara umum, tata cara shalat Tarawih mengikuti urutan yang sama dengan shalat sunnah lainnya, dengan jumlah rakaat yang lebih banyak.
Berikut langkah-langkahnya:
Persiapan Shalat
- Berwudhu (bersuci) dengan sempurna.
- Memakai pakaian bersih dan menutup aurat sesuai syariat.
- Menghadap kiblat dengan niat yang benar.
Takbiratul Ihram
- Ucapkan “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan.
- Niat dilakukan dalam hati sebelum takbir.
Bacaan dalam Shalat
Setiap rakaat dilakukan dengan urutan sebagai berikut:
- Takbiratul Ihram
- Doa Iftitah (sunnah)
- Bacaan Al-Fatihah
- Bacaan Surat pendek setelah Al-Fatihah
- Rukuk dengan tasbih minimal tiga kali
- I’tidal
- Sujud pertama dan kedua
- Duduk di antara dua sujud
- Tasyahud akhir pada dua rakaat terakhir di setiap salam
- Salam setelah dua rakaat selesai
Shalat Witir dilakukan setelah selesai Tarawih sebagai penutup ibadah malam.
Jumlah rakaat bisa bervariasi, dari 1 hingga 11 rakaat, tergantung pada mazhab atau kebiasaan di lingkungan setempat, namun yang umum adalah 3 rakaat Witir.
Etika dan Keutamaan Shalat Tarawih
- Dilaksanakan berjamaah di masjid sangat dianjurkan karena memiliki pahala yang lebih besar dibandingkan sendirian.
- Khushu’ (kekhusyuan) dan fokus kepada Allah merupakan tujuan utama dari ibadah ini.
- Shalat Tarawih adalah amalan sunnah yang mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak pahala pada bulan Ramadhan.



No Comment! Be the first one.