Doa Iftitah: 2 Bacaan Doa Iftitah yang Familiar di Masyarakat Arab, Latin dan Artinya
Doa iftitah merupakan salah satu bacaan sunnah dalam sholat yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surat Al-Fatihah. Bacaan doa iftitah memiliki makna mendalam karena berisi pujian...
Doa iftitah merupakan salah satu bacaan sunnah dalam sholat yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surat Al-Fatihah. Bacaan doa iftitah memiliki makna mendalam karena berisi pujian kepada Allah SWT, pengagungan terhadap-Nya, serta pengakuan seorang hamba yang berserah diri kepada Sang Pencipta. Dalam praktiknya, terdapat beberapa versi doa iftitah yang diajarkan Rasulullah SAW dan semuanya memiliki dasar dalil yang sahih.
Daftar Isi
Baca Juga Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah yang Sering Dibaca Saat Sholat
Di Indonesia sendiri, ada dua bacaan doa iftitah yang paling familiar di masyarakat. Keduanya sama-sama diamalkan umat Islam dan memiliki kandungan doa yang sangat baik. Berikut penjelasan lengkap doa iftitah Arab, latin dan artinya.
Pengertian Doa Iftitah
Mengutip laman suaramuslim.net, Doa iftitah adalah doa pembuka dalam sholat yang dibaca setelah takbiratul ihram sebelum membaca Surat Al-Fatihah. Hukum membaca doa iftitah adalah sunnah, sehingga sholattetap sah meskipun tidak membacanya.
Meski sunnah, doa iftitah sangat dianjurkan karena menjadi bentuk penghambaan dan persiapan hati sebelum membaca ayat-ayat Al-Qur’an dalam sholat
Dalil Anjuran Membaca Doa Iftitah
Rasulullah SAW mencontohkan membaca doa iftitah dalam sholatsebagaimana disebutkan dalam hadis sahih. Dari hadis-hadis tersebut, diketahui bahwa terdapat beberapa versi doa iftitah yang pernah dibaca Nabi Muhammad SAW.
Hal ini menunjukkan bahwa umat Islam boleh membaca salah satu bacaan doa iftitah selama memiliki dasar dalil yang benar.
2 Bacaan Doa Iftitah yang Familiar di Masyarakat
Di tengah masyarakat Indonesia, terdapat dua bacaan doa iftitah yang paling umum digunakan. Berikut bacaan lengkap doa iftitah Arab, latin dan artinya tanpa perubahan lafaz.
Bacaan Doa Iftitah 1
Bacaan doa iftitah ini umum diamalkan oleh sebagian besar umat Islam di Indonesia.
Arab
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Latin
Allaahu Akbar kabiira, walhamdu lillaahi katsiira, wasubhaanallaahi bukratawwa ashiila. wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.
Artinya
“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).”
Bacaan Doa Iftitah 2
Selain versi pertama, ada pula bacaan doa iftitah lain yang juga sangat populer dan memiliki dasar hadis sahih.
Arab
اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اَللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اَللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ
Latin
Allahumma baaid bainii wa baina khothoyaaya kamaa baatdta baiinal masyriki wal magrhribi, Allahumma naqinii min khothooyaa kama yunaqqos tahubul abtyaddhzu minad danas. Allahummaghsil khothoyaaya bilmaai watsalji wal barad.
Artinya
“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan ku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikan lah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin.”
Mengapa Bacaan Doa Iftitah Berbeda?
Perbedaan bacaan doa iftitah terjadi karena Rasulullah SAW memang mengajarkan beberapa versi doa dalam sholat. Semua bacaan tersebut berasal dari hadis-hadis sahih sehingga boleh diamalkan.
Karena itu, umat Islam tidak perlu mempermasalahkan perbedaan bacaan doa iftitah selama masih sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Keutamaan Membaca Doa Iftitah
Membaca doa iftitah memiliki banyak keutamaan dalam sholat, di antaranya:
Mengagungkan Allah SWT. Doa iftitah diawali dengan pujian dan pengagungan kepada Allah sebagai bentuk ketundukan seorang hamba.
Membersihkan Hati Sebelum sholat. Dalam bacaan doa iftitah terdapat permohonan ampunan dan penyucian diri dari dosa.
Menambah Kekhusyukan sholat. Membaca doa iftitah membantu mempersiapkan hati agar lebih fokus dan khusyuk saat melaksanakan sholat.
Penutup
Doa iftitah merupakan sunnah yang sangat dianjurkan dalam sholat. Terdapat beberapa versi doa iftitah yang diajarkan Rasulullah SAW, termasuk dua bacaan doa iftitah yang paling familiar di masyarakat Indonesia. Selama memiliki dasar hadis sahih, seluruh bacaan tersebut dapat diamalkan dan tidak perlu diperdebatkan.
Dengan memahami doa iftitah Arab, latin dan artinya, kita dapat melaksanakan sholatdengan lebih khusyuk dan memahami makna setiap bacaan yang diucapkan.
Sumber: https://suaramuslim.net/2-doa-iftitah-yang-familiar-di-masyarakat/



No Comment! Be the first one.