9 Waktu Mustajab untuk Berdoa yang Perlu Diketahui
Doa merupakan bentuk penghambaan sekaligus wujud ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Dalam setiap fase kehidupan baik saat lapang maupun sempit doa menjadi sarana untuk menyampaikan...
Doa merupakan bentuk penghambaan sekaligus wujud ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Dalam setiap fase kehidupan baik saat lapang maupun sempit doa menjadi sarana untuk menyampaikan harapan, keluh kesah, dan rasa syukur. Islam mengajarkan bahwa Allah Maha Mendengar setiap permohonan hamba-Nya. Namun demikian, terdapat waktu-waktu tertentu yang memiliki keutamaan khusus, di mana doa diyakini lebih dekat untuk dikabulkan.
Daftar Isi
Mengetahui momen-momen istimewa ini bukan sekadar menambah wawasan, melainkan juga menjadi dorongan untuk lebih giat bermunajat. Dengan memanfaatkan waktu-waktu mustajab, seorang Muslim dapat meningkatkan kualitas hubungan spiritualnya sekaligus memperkuat keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu dekat. Berikut sembilan waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa karena memiliki keutamaan tersendiri, dilansir dari laman berita jatim.
1. Hujan
Turunnya hujan adalah tanda rahmat Allah yang nyata. Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa saat hujan turun, doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Hujan bukan hanya membawa kesuburan bagi bumi, tetapi juga menghadirkan suasana penuh keberkahan.
Ketika rintik hujan membasahi bumi, seorang Muslim dianjurkan untuk mengangkat tangan dan memohon kepada Allah. Momen ini melambangkan turunnya rahmat dari langit, sehingga sangat tepat jika diiringi dengan doa yang tulus. Baik permohonan ampun, rezeki, kesehatan, maupun keselamatan, semua dapat dipanjatkan pada saat itu.
2. Hari Jumat
Hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Di dalamnya terdapat satu waktu yang dirahasiakan, di mana doa seorang hamba tidak akan ditolak. Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu pastinya, namun banyak yang meyakini bahwa waktu tersebut berada di antara khutbah hingga selesai salat Jumat atau menjelang waktu maghrib.
Karena keistimewaannya, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, dan membaca salawat pada hari Jumat. Mengisi hari ini dengan amal kebaikan menjadi bentuk persiapan untuk meraih keberkahan yang dijanjikan.
3. Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Malam yang hadir di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan ini menjadi kesempatan emas untuk memanjatkan doa sebanyak-banyaknya.
Pada malam tersebut, para malaikat turun membawa rahmat dan ketenangan. Rasulullah SAW menganjurkan doa khusus agar diberikan ampunan. Oleh karena itu, memperbanyak ibadah, istighfar, dan permohonan kebaikan dunia akhirat pada malam Lailatul Qadar adalah amalan yang sangat dianjurkan.
4. Sahur
Waktu sahur, khususnya menjelang fajar, termasuk saat yang penuh keberkahan. Pada sepertiga malam terakhir, Allah membuka pintu rahmat dan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya yang memohon.
Suasana hening sebelum subuh menghadirkan ketenangan batin yang mendalam. Pada saat itu, doa yang dipanjatkan dengan hati yang khusyuk memiliki nilai istimewa. Oleh sebab itu, selain makan sahur, dianjurkan untuk menyempatkan diri berdoa dan memohon ampunan.
5. Ketika Berbuka Puasa
Momen berbuka puasa adalah saat yang dinanti oleh orang yang berpuasa. Rasa lapar dan dahaga yang ditahan sepanjang hari menjadi saksi kesabaran dan ketaatan. Dalam keadaan tersebut, doa orang yang berpuasa termasuk yang tidak tertolak.
Sebelum menyantap hidangan berbuka, dianjurkan untuk memanjatkan doa terlebih dahulu. Permohonan yang disampaikan dalam kondisi penuh pengharapan setelah menahan diri seharian memiliki makna spiritual yang mendalam.
6. Ketika Adzan Berkumandang
Adzan adalah panggilan suci untuk menunaikan salat. Saat suara adzan berkumandang, seorang Muslim dianjurkan untuk menjawab lafaznya dan kemudian memanjatkan doa.
Waktu ini merupakan momen di mana pintu langit terbuka bagi doa-doa hamba. Mengiringi adzan dengan doa menunjukkan kesiapan hati dalam memenuhi panggilan Allah sekaligus harapan agar doa yang dipanjatkan mendapat perhatian-Nya.
7. Di Antara Adzan dan Iqamah
Selang waktu antara adzan dan iqamah juga termasuk waktu mustajab. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa pada rentang waktu ini tidak akan ditolak. Meski singkat, waktu tersebut sering kali terlewatkan. Padahal, kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk memohon berbagai kebaikan. Sebelum salat dimulai, seorang Muslim dapat memusatkan hati dan berdoa dengan sungguh-sungguh.
8. Ketika Sujud dalam Salat
Sujud adalah posisi paling dekat antara hamba dan Rabb-nya. Dalam keadaan ini, seorang Muslim berada pada titik ketundukan paling dalam. Oleh karena itu, dianjurkan untuk memperbanyak doa saat sujud.
Ketika dahi menyentuh lantai, kesombongan runtuh dan hati menjadi lebih lembut. Doa yang dipanjatkan dalam sujud mencerminkan penghambaan total dan pengakuan atas kebesaran Allah.
9. Ketika Sebelum Salam pada Salat Wajib
Sebelum mengakhiri salat wajib dengan salam, terdapat kesempatan untuk memanjatkan doa. Setelah membaca tasyahud akhir dan salawat kepada Nabi, seorang Muslim dapat memohon perlindungan dan kebaikan sebelum menutup salat.
Waktu ini menjadi penutup ibadah yang sarat makna. Doa yang disampaikan pada saat tersebut diharapkan menjadi pelengkap dan penyempurna rangkaian salat yang telah dikerjakan.
Kesimpulan
Allah SWT membuka banyak kesempatan bagi hamba-Nya untuk berdoa dan memohon pertolongan. Sembilan waktu mustajab—mulai dari turunnya hujan, hari Jumat, malam Lailatul Qadar, waktu sahur, berbuka puasa, saat adzan, antara adzan dan iqamah, ketika sujud, hingga sebelum salam dalam salat—merupakan momen istimewa yang patut dimanfaatkan.
Dengan memahami dan mengamalkan anjuran ini, seorang Muslim dapat memperkuat hubungan spiritualnya serta meningkatkan keyakinan bahwa setiap doa memiliki nilai di sisi Allah. Konsistensi dan keikhlasan menjadi kunci utama agar doa tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Sumber
https://beritajatim.com/jangan-sia-siakan-ini-9-waktu-mustajab-untuk-berdoa



No Comment! Be the first one.