Bacaan Doa Qunut Subuh yang Sering Dibaca di Indonesia Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa qunut Subuh sering dibaca, tetapi tidak semua memahami bacaan dan maknanya secara utuh. Padahal, memahami doa ini dapat membuat salat terasa lebih khusyuk dan bermakna. Bacaan doa qunut Subuh...
Doa qunut Subuh sering dibaca, tetapi tidak semua memahami bacaan dan maknanya secara utuh. Padahal, memahami doa ini dapat membuat salat terasa lebih khusyuk dan bermakna.
Daftar Isi
Bacaan doa qunut Subuh menjadi amalan yang dikenal luas di Indonesia. Doa ini dibaca pada rakaat kedua setelah rukuk sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT.
Pengertian Doa Qunut Subuh
Secara bahasa, qunut berarti tunduk, taat, dan berdoa. Dalam istilah fikih, qunut adalah doa yang dibaca saat berdiri dalam salat pada waktu tertentu.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA disebutkan:
“Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.” (HR Ahmad)
Mayoritas ulama, khususnya dalam mazhab Syafi’i, memandang qunut Subuh sebagai sunnah muakkad. Artinya, sangat dianjurkan untuk diamalkan, meskipun tidak membatalkan salat jika ditinggalkan.
Doa ini juga mencerminkan ketergantungan seorang hamba kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan.
Bacaan Doa Qunut Subuh Lengkap
Berikut bacaan qunut Subuh lengkap yang umum diamalkan di Indonesia, disertai tulisan Arab, Latin, dan artinya agar mudah dipahami.
1. Doa Qunut Versi Panjang
Arab:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin:
Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait. Fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Falakal hamdu ‘alaa maa qadhait. Astaghfiruka wa atuubu ilaik. Wa shallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan. Peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara.
Berkahilah aku dalam apa yang Engkau berikan, dan lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu.
Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.
Segala puji bagi-Mu atas apa yang Engkau tetapkan. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.”
2. Doa Qunut Versi Pendek
Arab:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin:
Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah aku keselamatan bersama orang-orang yang Engkau beri keselamatan.
Peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara, berkahilah aku dalam apa yang Engkau berikan, dan lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan.
Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi.”
Hukum Membaca Doa Qunut Subuh
Dalam fikih Islam, terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai qunut Subuh. Perbedaan ini merupakan bagian dari kekayaan khazanah keilmuan Islam.
Mazhab Syafi’i dan Maliki menilai doa qunut Subuh sebagai sunnah. Dalam mazhab Syafi’i, hukumnya termasuk sunnah muakkad. Jika ditinggalkan, salat tetap sah, namun dianjurkan sujud sahwi.
Sementara itu, mazhab Hanafi dan Hanbali berpendapat qunut tidak dilakukan pada salat Subuh, kecuali dalam kondisi tertentu seperti musibah besar (qunut nazilah).
Di Indonesia, bacaan qunut Subuh umum diamalkan karena mayoritas mengikuti mazhab Syafi’i.
Tata Cara Membaca Doa Qunut Subuh
Agar pelaksanaannya tepat, berikut urutan singkatnya dalam salat Subuh:
- Niat salat Subuh
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
- Rukuk
- I’tidal
- Membaca doa qunut pada rakaat kedua
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Tahiyat akhir
- Salam
Doa qunut dibaca saat berdiri setelah rukuk pada rakaat kedua.
Kita juga bisa mempelajari bacaan doa lain seperti doa iftitah atau tasyahud untuk melengkapi kualitas salat.
Posisi Tangan Saat Qunut
Saat membaca doa qunut, kita dianjurkan mengangkat kedua tangan setinggi dada seperti berdoa pada umumnya. Telapak tangan menghadap ke atas.
Setelah selesai, tangan kembali bersedekap. Sebagian ulama tidak menganjurkan mengusap wajah setelah qunut dalam salat.
Penutup
Dengan memahami doa qunut Subuh secara lengkap, kita tidak hanya membacanya, tetapi juga meresapi maknanya dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan membimbing setiap langkah kita agar selalu berada dalam petunjuk-Nya.
Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/845846/bacaan-doa-qunut-subuh-lengkap-arab-latin-dan-artinya



No Comment! Be the first one.