Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita melakukan dosa, baik yang disadari maupun yang tidak disadari. Karena itulah, Islam mengajarkan umatnya agar tidak pernah berhenti memohon ampun kepada Allah SWT melalui istighfar dan taubat.
Salah satu bacaan istighfar yang paling utama adalah Sayyidul Istighfar. Doa ini diajarkan langsung oleh nabi muhammad SAW dan memiliki makna yang sangat dalam. Di dalamnya terdapat pengakuan tauhid, pengakuan nikmat Allah, pengakuan dosa, hingga permohonan ampun dengan penuh kerendahan hati.
Daftar Isi
Apa Itu Sayyidul Istighfar?
Dilansir dari Inilah.com, secara bahasa, Sayyidul Istighfar berarti “penghulu istighfar” atau istighfar yang paling utama. Doa ini disebut demikian karena kandungannya sangat lengkap dan menjadi bentuk permohonan ampun terbaik yang diajarkan nabi muhammad SAW.
Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, nabi muhammad SAW menjelaskan bahwa orang yang membaca Sayyidul Istighfar dengan penuh keyakinan pada pagi atau petang hari lalu meninggal sebelum masuk waktu berikutnya, maka ia termasuk penghuni surga.
Bacaan Sayyidul Istighfar Lengkap
Arab
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Latin
Allahumma anta rabbi laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu. A’uudzu bika min syarri maa shana’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya
“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha memenuhi janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku lakukan. Aku mengakui segala nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.” (HR. Bukhari)
Keutamaan Membaca Sayyidul Istighfar
1. Mendapat Jaminan Surga
Nabi muhammad SAW bersabda:
“Barangsiapa membacanya pada siang hari dengan yakin lalu meninggal sebelum petang, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa membacanya pada malam hari dengan yakin lalu meninggal sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari)
2. Menjadi Sebab Diampuninya Dosa
Allah SWT berfirman:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
Faqultustaghfiruu rabbakum innahuu kaana ghaffaaraa
Artinya:
“Maka aku berkata, mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Pengampun.” (QS. Nuh: 10)
3. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Istighfar membuat hati menjadi lebih lembut dan sadar bahwa manusia selalu membutuhkan pertolongan Allah SWT dalam setiap keadaan.
Waktu Terbaik Membaca Sayyidul Istighfar
- Pagi Hari. Sayyidul Istighfar sangat dianjurkan dibaca setelah salat Subuh atau pada waktu pagi sebelum memulai aktivitas.
- Petang Hari. Doa ini juga dianjurkan dibaca setelah salat Ashar atau menjelang Maghrib sebagai bagian dari dzikir petang.
Dengan rutin membacanya pada pagi dan petang, seorang muslim akan terbiasa memulai dan mengakhiri harinya dengan memohon ampun kepada Allah SWT.
Penutup
Sayyidul Istighfar merupakan salah satu doa terbaik untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Bacaan ini tidak hanya berisi istighfar, tetapi juga pengakuan tauhid, rasa syukur atas nikmat Allah, dan pengakuan dosa seorang hamba.
Karena itu, membiasakan membaca Sayyidul Istighfar setiap pagi dan petang menjadi amalan sederhana yang memiliki keutamaan sangat besar. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-Nya yang mendapat rahmat serta ampunan.
Sumber: https://mozaik.inilah.com/dakwah/bacaan-sayyidul-istighfar-dan-artinya



No Comment! Be the first one.