Kandungan Surat Al-Fatihah Ayat 1-7
Dalam Al-Quran terdapat surat yang pertama ditulis yaitu Al-Fatihah. Surat ini terdiri dari 7 ayat yang termasuk surat makkiyah. Pada surat ini terdapat kandungan didalamnya dan juga surat ini dibaca...
Dalam Al-Quran terdapat surat yang pertama ditulis yaitu Al-Fatihah. Surat ini terdiri dari 7 ayat yang termasuk surat makkiyah. Pada surat ini terdapat kandungan didalamnya dan juga surat ini dibaca ketika berulang-ulang setiap rakaat shalat. Dibawah ini terdapat kandungna dari surat al -Fatihah dari ayat 1 hingga 7 dibawah ini
Daftar Isi
Tentang Surat Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah adalah surat pertama dalam Al-Qur’an yang memiliki kedudukan sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Bahkan, surat ini merupakan satu-satunya surat yang wajib dibaca oleh setiap muslim setiap kali melaksanakan shalat. Karena itu, merupakan suatu keharusan untuk mengerti dan memahami isi pesan yang terkandung di dalamnya. Sebagai surat pembuka Al-Qur’an, Al-Fatihah menjadi pintu gerbang bagi setiap umat Islam untuk memahami makna dan pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Surat Al-Fatihah terletak di awal mushaf Al-Qur’an serta merupakan surah Makkiyah atau surah yang diturunkan di Mekah sebelum Nabi Muhammad hijrah Ke Madinah. Abul Hasan al-Harralli menjelaskan bahwa al-Fatihah adalah induk al-Qur’an, karena ayat-ayat alQur’an seluruhnya terinci melalui kesimpulan yang ditemukan pada ayat-ayat al-Fatihah.
Bacaan Surat Al-Fatihah
Berikut bacaan surat Al-fatihah ayat 1-7 dikutip dari https://quran.nu.or.id/al-fatihah:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٢
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ٣
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤
Pemilik hari Pembalasan.
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ٥
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ٦
Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَࣖ ٧
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.
Daftar Isi Kandungan Surat Al-Fatihah
Berikut daftar kandungan surat Al-Fatihah dari ayat 1- hingga 7:
Ayat 1
Makna Alhamdu merujuk pada sanjungan kepada Allah karena sifat-sifat-Nya yang sempurna. Ini juga berkaitan dengan tindakan-Nya yang selalu terhubung dengan memberi anugerah serta menegakkan keadilan. Segala perbuatan dari Allah selalu mengandung kebijaksanaan yang tinggi. Pujian yang disampaikan oleh seorang hamba akan semakin sempurna jika disertai oleh cinta dan ketundukkan terhadap Allah. Pujian yang hanya bersifat verbal tanpa adanya cinta dan ketundukkan tidak dapat dianggap sebagai pujian yang sempurna.
Ayat 2- 4
dari ayat ke 2 hingga 4 dalam surat al-Fatihah mencakup makna-makna yang dikandung oleh asmaa’ul Husna. Semua rincian yang terdapat dalam al-Qur’an yang menyangkut Allah bersumber dari ketiga ayat pertama itu. Ajaran tauhid yang terkandung dalam ketiga ayat pertama tersebut adalah sifatiyah (asma dan sifat), artinya kita meyakini bahwa Allah memiliki sifat-sifat keutamaan sebagaimana yang tersirat pada ayat-ayat tersebut yang mengandung arti pula bahwa Allah dengan segala sifat keutamaan-Nya, telah mencurahkan segenap kasih sayang-Nya kepada kita, menciptakan dan mengatur alam semesta untuk kita. Dialah Sang Penguasa alam sehingga hendaknya kita mengakui dan meyakininya dan memuji kebesaran-Nya yang telah menciptakan kita semua.
Ayat 5
Pada ayat 5 mengandung dua makna bahwasanya Allah yang menetukan dan Dia pula satu-satunya yang mengetahui kapan tibanya hari itu. Tidak ada satupun makhluk yang mengetahui hal tersebut serta Allah menguasai segala sesuatu yang terjadi dan apapun yang terdapat ketika itu. Maka jangan bertindak atau bersikap menentang-Nya, bahkan berbicarapu harus dengan izin-Nya.
Ayat 6
Pada ayat 6 “ihdina as-shirath al-Mustaqim” mencakup segala yang meliputi urusan makhluk dalam mencapai Allah dan menoleh untuk meraih rahmat-Nya serta mengesampingkan selain-Nya. Sungguh hanya kepada-Nya kita berharap agar menunjukkan kita arah tujuan yang benar.
Ayat 7
Ayat ini merupakan penjelasan dan tafsir dari ayat sebelumnya tentang apa yang dimaksud dengan “jalan yang lurus” ) الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ(. Jadi, yang dimaksud dengan “jalan yang lurus” adalah “jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka”. Sedangkan yang dimaksud dengan “jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka” adalah jalan orang-orang yang telah Allah beri anugerah kepada mereka, lalu Allah pun menjaga hati mereka dalam Islam, sehingga mereka mati tetap dalam keadaan Islam.
Kesimpulan
Daftar kandungan surat Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat. Ayat 1 menjelaskan Alhamdu sebagai sanjungan kepada Allah. Ayat 2 hingga 4 membahas asmaa’ul Husna dan tauhid. Ayat 5 menyatakan bahwa hanya Allah yang tahu kapan kiamat. Ayat 6 meminta petunjuk, dan ayat 7 menjelaskan “jalan yang lurus.”



No Comment! Be the first one.