Mandi wajib atau mandi junub merupakan salah satu bagian dari thaharah (bersuci) dalam Islam. Mandi wajib (junub) menjadi syarat sah yang harus dilakukan oleh umat Islam apabila mereka ingin kembali melaksanakan ibadah seperti sholat, membaca Al-Qur’an, maupun ibadah lainnya setelah menghilangkan hadas besar.
Baca juga: Niat Mandi Wajib Setelah Haid Arab, Latin dan Artinya
Daftar Isi
Adapun tata cara mandi wajib (junub) ini juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan, perlu mengikuti aturan hukum Islam dan sesuai urutan.
Tata Cara Mandi Wajib (Junub) Sesuai Sunnah dan Urutan yang Benar
Dikutip dari laman kemenag.go.id, berikut adalah tata cara mandi wajib (junub) sesuai sunnah dan urutan yang benar:
Niat
Sebelum mandi wajib, ada baiknya untuk membaca niat terlebih dahulu. Adapun niat mandi wajib yaitu:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala
“Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.”
Membasuh kedua tangan tiga kali
Basuh kedua tangan dimulai dengan tangan kanan terlebih dahulu, kemudian baru tangan kiri.
Membersihkan kemaluan dan bagian yang terkena kotoran
Untuk membersihkan kemaluan, gunakan tangan kiri lalu cucii kembali hingga bersih
Berwudhu seperti wudhu untuk sholat
Mencuci tangan hingga mengusap kepala. Untuk bagian kaki, boleh dilakukan di tahap ini atau di tunda di akhir mandi.
Mengguyur kepala hingga tiga kali
Pastikan ketika mengguyur kepala, air mengenai pangkal rambut dan kulit kepala. Lakukan dengan menyela rambut menggunakan jari agar merata sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Menguyur seluruh tubuh
Awali dengan mengguyur badan sebelah kanan terlebih dahulu hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan mengguyur badan sebelah kiri hingga tiga kali juga.
Pastikan air mengenai seluruh permukaan kulit termasuk bagian tersembunyi seperti ketiak, pusar, sela-sela jari, belakang telinga, dan bagian lipatan kulit lainnya.
Membasuh kaki
Apabila saat berwudhu belum membasuh kaki, maka lakukan di tahap akhir ini.
Kesimpulan
Dengan memahami dan mengikuti tata cara mandi wajib (junub) sesuai sunnah, diharapkan ibadah yang dilakukan menjadi lebih sah dan sempurna. Selain membersihkan diri dari hadas besar, mandi wajib juga menjadi bentuk menjaga kesucian dan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.



No Comment! Be the first one.