5 Rasul Ulul Azmi Beserta Kisahnya dan Cara Meneladaninya
Allah SWT memberikan kelebihan istimewa kepada beberapa rasul yang telah menjalankan tugas mereka dengan ketabahan serta sabar dalam menghadapi cobaan serta gangguan dan rintangan terhadap kaum yang...
Allah SWT memberikan kelebihan istimewa kepada beberapa rasul yang telah menjalankan tugas mereka dengan ketabahan serta sabar dalam menghadapi cobaan serta gangguan dan rintangan terhadap kaum yang menentang mereka. Dengan ketabahan yang sangat luar biasa melebihi rasul-rasul lainnya sehingga mereka disebut Ulul ‘Azmi.
Daftar Isi
Rasul Ulul Azmi berjumlah lima orang, mereka masing-masing memiliki tantangan yang berbeda-beda Ketika menghadapi kaum yang menentang mereka Ketika mereka mengajak umat agar menyembah hanya kepada Allah SWT. Berikut dibawah ini penjelasan lengkap rasul ulul azmi beserta mukjizat yang mereka dapatkan
Pengertian Ulul Azmi
Berdasarkan informasi dari detik, Ulul Azmi memiliki pengertian orang-orang yang memiliki keinginan yang kuat serta Tangguh dan teguh. Perlu diketahui, diantara 25 rasul terdapat 5 diantaranya yang mendapatkan gelar istimewa yaitu Ulul Azmi, mereka dikenal sebagai orang yang memiliki ketabahan serta kesabaran yang luar biasa
5 Rasul Ulul Azmi
Berikut daftar nama rasul yang memiliki kelebihan istimewa atau yang disebut ulul azmi beserta kisahnya yang dikutip dari Buku pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerja SD kelas 5 yaitu :
Nabi Nuh As
Nabi Nūh a.s. adalah generasi kesepuluh dari Nabi Ādam a.s. Dia mengajak orang-orang untuk menyembah Allah SWT dan melarang mereka untuk menyembah selain Tuhan. Namun, banyak orang pada waktu itu tidak mengindahkan ajakannya. Mereka merespons seruan Nabi Nūh a.s. dengan hinaan dan sindiran. Selama 950 tahun, Nabi Nūh a.s. terus menyebarkan ajaran Allah SWT, tetapi umatnya tetap menolak, bahkan termasuk anaknya yang bernama Kan’ān. Akhirnya, Tuhan mengirimkan siksaan berupa banjir yang sangat besar. Hanya beberapa orang yang selamat dari banjir tersebut. Mereka yang selamat adalah para pengikutnya. Nūh a.s.
Nabi Ibrahim As
Nabi Ibrāhīm a. s. merupakan anak dari Azar, seorang pengrajin patung yang digunakan sebagai objek ibadah. Ia hidup di zaman raja Namrud yang kejam, musyrik, dan tidak beriman. Nabi Ibrāhīm a. s. mengajak raja Namrud beserta rakyatnya untuk mempercayai dan menyembah Allah Swt. , serta meninggalkan penyembahan kepada berhala. Banyak kesabaran dan keteguhan Nabi Ibrāhīm a. s. yang bisa kita pelajari. Karena ketaatannya kepada Allah Swt. , doa Nabi Ibrāhīm pun diterima.
Nabi Musa As
Doa Nabi Musa a. s. adalah anak Imrān, bagian dari bangsa Bani Israil. Dia hidup pada masa pemerintahan raja Firaun yang sangat zalim dan menganggap dirinya sebagai Tuhan. Siapapun yang menolak untuk mengakui Firaun sebagai Tuhan akan menghadapi hukuman mati. Doa Nabi Musa a. s.terus menyampaikan ajaran Allah Swt. kepada Bani Israil dan berdoa agar diberikan teman untuk membantunya. Akhirnya, Allah Swt. memberikan saudaranya Harun untuk membantu misi tersebut. Doa Nabi Musa a. s. dikabulkan oleh Allah Swt. , sehingga Nabi Hārūn a. s. diangkat menjadi Rasul.
Nabi Isa As
Nabi Isa a. s. adalah anak dari Maryam. Dengan kuasa Allah Swt. , ia dilahirkan hanya melalui ibunya. Keajaiban dari kelahiran ini menjadi ujian bagi umat manusia, untuk percaya atau tidak kepada kekuasaan Allah Swt. Dalam menyebarkan dakwah, Nabi Isa a. s. menghadapi ancaman sampai direncanakan untuk dibunuh dengan cara disalib. Namun, Allah Swt. menyelamatkannya dengan mengangkatnya ke alam gaib (mi’raj). Yang mati adalah seseorang yang diserupai Nabi Isa a. s. yaitu Yahuza (Iskariot).
Nabi Muhammad Saw
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Sejak kecil, Nabi Muhammad saw. dikenal sebagai pribadi yang jujur, sabar, dan pekerja keras, sehingga mendapatkan gelar “al Amin” yang berarti terpercaya. Setelah diangkat menjadi rasul, ia terus berdakwah mengajak manusia untuk menyembah Allah Swt. dan meninggalkan penyembahan kepada berhala. Dalam perjalanan dakwahnya, Nabi sering menghadapi ancaman dari kaum Quraisy, terutama dari Abu Jahal yang membencinya. Suatu ketika, ketika beribadah, Abu Jahal beserta teman-temannya mengganggunya, tetapi Nabi Muhammad saw. hanya berdoa kepada Allah Swt. dan tidak membalas tindakan mereka.
Nabi Muhammad saw. juga sangat mencintai anak yatim. Ia mengajarkan bahwa siapa yang merawat anak yatim dengan baik akan mendapatkan tempat di surga dekat dirinya. Ini menunjukkan rasa peduli Nabi terhadap umatnya. Nabi Muhammad saw. adalah nabi terakhir, penutup semua nabi dan rasul yang tidak ada lagi setelahnya, sering disebut khatamul anbiya, yang berarti penutup para nabi.
Cara Meneladani Rasul Ulul Azmi
Berikut cara kita meneladani sifat rasul ulul Azmi:
- Bersikap teguh hati, tabah dan sabar Ketika mendapatkan cobaan, serta penderitaan.
- Jujur dalam segala perbuatan baik itu baik maupun tidak baik
- Bertanggung jawab atas Amanah yang diberikan kepada kita
- Menghilangkan diri kita dari pedendam, jangan balasa kejahatan dengan kejahatan. Biarkan Allah yang membalasnya
- Saling memaafkan satu sama lain
- Memperilakukan anak Yatim sebaik-baiknya karena kelak akan masuk surga
- Mengerjakan perintah Allah SWT
Kesimpulan
Itulah 5 rasul ulul azmi yang harus diketahui oleh kaum muslim beserta kisah dan cara meneladani rasul ulul azmi tersebut



No Comment! Be the first one.