Doa iftitah merupakan salah satu bacaan sunnah yang dibaca dalam sholat setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surat Al-Fatihah. Meskipun tidak termasuk rukun sholat, membaca doa iftitah sangat dianjurkan karena mengandung pujian, pengagungan, serta bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Baca juga: Doa Iftitah: Macam-macam Bacaan Doa Iftitah beserta Hukumnya
Daftar Isi
Dalam praktiknya, terdapat beberapa versi doa iftitah yang diajarkan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW. Umat Islam dapat memilih salah satu di antaranya untuk dibaca saat melaksanakan sholat.
Berikut bacaan doa iftitah lengkap dalam tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya yang dapat dijadikan panduan.
Bacaan Doa Iftitah Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan
Doa Iftitah yang Umum Dibaca
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ”
Latin: Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.
Artinya: “Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim.”
Doa Iftitah yang Disunnahkan Rasulullah SAW
اللهم باعد بينِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَا عَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ تقْنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنقى الثوبُ الْأَرْضُ مِنَ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Allahumma baa’id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib.
Allahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqatsawbul abyadlu minaddanasi.
Allahummaghsil khathaayaaya bil maai watstsalji walbaradi.
Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah diriku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana telah Engkau jauhkan antara timur dan barat.
Ya Allah, bersihkanlah diriku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana telah Engkau bersihkan baju putih dari kotoran.
Ya Allah, cucilah diriku dari kesalahan-kesalahan-ku dengan air, es dan embun.”
Doa Iftitah Versi Pendek
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْراً وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْراً وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا
Allahu akbar, kabirau walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukrotaw washila.
Artinya: “Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-banyak pujian.”
Kesimpulan
Dengan memahami bacaan doa iftitah lengkap beserta arti dan maknanya, diharapkan pelaksanaan sholat menjadi lebih khusyuk serta mampu meningkatkan kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mempelajari dan menghafal bacaan doa iftitah agar dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.



No Comment! Be the first one.