Dalam sholat, ada satu doa pembuka yang sangat populer dan sering dibaca umat Islam, yaitu doa iftitah “wajahtu wajhiya”. Doa ini dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surat Al-Fatihah.
Daftar Isi
Meski hukumnya sunnah, doa iftitah memiliki makna yang sangat dalam karena berisi pengakuan tauhid, ketundukan kepada Allah SWT, serta penyerahan hidup dan mati hanya untuk-Nya.
Di antara banyak versi doa iftitah yang diajarkan nabi muhammad SAW, bacaan “inni wajjahtu wajhiya” termasuk yang paling dikenal dan banyak diamalkan di Indonesia.
Pengertian Doa Iftitah Wajahtu Wajhiya
Doa iftitah adalah doa pembuka dalam sholat yang dibaca sesudah takbiratul ihram. Kata “iftitah” sendiri berarti pembukaan.
Sementara bacaan “wajahtu wajhiya” diambil dari kalimat pertama doa tersebut, yaitu:
“Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi.”
Doa ini mengandung makna tauhid yang kuat karena seorang hamba menyatakan bahwa seluruh ibadah, hidup, dan matinya hanya untuk Allah SWT.
Bacaan Doa Iftitah Wajahtu Wajhiya
Teks Arab
إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Latin
Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.
Artinya
“Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketundukan, dan aku bukan termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan itulah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim.” (HR. Muslim)
Hukum Membaca Doa Iftitah
Dilansir dari detik.com, Membaca doa iftitah hukumnya sunnah. Artinya, jika dibaca akan mendapat pahala, tetapi jika tidak dibaca maka sholat tetap sah.
Karena termasuk sunnah, umat Islam boleh memilih salah satu bacaan iftitah yang paling mudah dihafal dan dipahami.
Waktu Membaca Doa Iftitah
Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca ta’awudz atau Surat Al-Fatihah.
Bacaan ini dibaca dengan suara pelan, baik ketika sholat sendiri maupun berjamaah.
Penutup
Doa iftitah wajahtu wajhiya termasuk salah satu bacaan iftitah yang shahih dan diajarkan langsung oleh nabi muhammad SAW. Bacaan ini berisi tauhid, ketundukan, dan penyerahan diri kepada Allah SWT.
Meski hukumnya sunnah, membaca doa iftitah dapat membuat sholat terasa lebih hidup dan penuh makna. Kita bisa mulai menghafalnya perlahan sambil memahami arti setiap kalimatnya.
Sumber: https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7083871/inni-wajjahtu-wajhiya-doa-iftitah-yang-dibaca-saat-salat



No Comment! Be the first one.