Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Makan Yang Shahih Dalam Islam
Dalam Islam, setiap aktivitas seorang muslim dianjurkan untuk diawali dengan doa, termasuk ketika hendak menyantap makanan. Doa makan bukan sekadar ucapan, melainkan wujud syukur atas rezeki yang...
Dalam Islam, setiap aktivitas seorang muslim dianjurkan untuk diawali dengan doa, termasuk ketika hendak menyantap makanan. Doa makan bukan sekadar ucapan, melainkan wujud syukur atas rezeki yang Allah SWT berikan. Dengan doa, seorang muslim menyadari bahwa nikmat yang hadir di hadapan mereka adalah karunia Allah, sekaligus memohon keberkahan dari makanan yang dikonsumsi. Artikel ini akan membahas bacaan doa makan, adab makan, serta hikmah yang terkandung di dalamnya, sehingga setiap santapan dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Daftar Isi
Baca Juga : 10 Adab Makan dalam Islam Sesuai Anjuran Rasulullah
Makna dan Tujuan Doa Makan
Doa makan memiliki makna mendalam sebagai pengakuan bahwa rezeki adalah anugerah Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Makanlah dari rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya” (QS. Al-Baqarah: 172). Ayat ini menegaskan pentingnya rasa syukur atas makanan yang kita nikmati.
Selain itu, doa makan juga menjadi pengingat agar makanan yang dikonsumsi halal dan thayyib. Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang memakan makanan lalu mengucapkan doa, maka syaitan berkata: ‘Kamu telah makan dan minum, tetapi aku tidak bisa ikut serta karena doa yang kamu ucapkan’” (HR. Abu Dawud). Dengan demikian, doa makan berfungsi sebagai perisai spiritual dari gangguan syaitan.
Bacaan Doa Makan dan Artinya
Doa sebelum makan yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa wa qinaa ‘adzaaban-naar
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami pada rezeki yang Engkau berikan dan lindungilah kami dari siksa api neraka.”
Doa setelah makan adalah:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Alhamdulillahilladzi ath‘amanaa wa saqaanaa wa ja‘alanaa minal muslimiin
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami dari golongan orang-orang Islam.”
Jika lupa membaca doa sebelum makan, Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengucapkan:
بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلُهُ وَآخِرُهُ
Bismillaahi awwaluhu wa aakhirahu
Artinya: “Dengan nama Allah pada awal dan akhirnya.”
Adab Makan dalam Islam
Doa makan tidak terpisah dari adab makan yang diajarkan Rasulullah SAW. Beberapa di antaranya:
- Memastikan makanan halal dan bersih.
- Makan dengan tangan kanan, sebagaimana sabda Rasulullah: “Jika salah seorang di antara kalian makan, makanlah dengan tangan kanannya, dan jika minum, minumlah dengan tangan kanannya” (HR. Muslim).
- Tidak berlebihan dalam makan, sesuai firman Allah: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan” (QS. Al-A’raf: 31).
- Makan bersama untuk menambah keberkahan.
- Tidak mencela makanan, melainkan menerima dengan syukur apa pun bentuknya.
Hikmah Mengamalkan Doa Makan
Mengamalkan doa makan membawa banyak hikmah:
- Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah.
- Menjaga kesadaran spiritual di tengah aktivitas sehari-hari.
- Menjadi benteng dari gangguan syaitan.
- Melatih kedisiplinan dan adab dalam kehidupan.
- Memperkuat hubungan seorang muslim dengan Allah, menjadikan setiap santapan sebagai ibadah.
Kesimpulan
Doa makan adalah amalan sederhana namun penuh makna. Dengan membiasakan diri membaca doa sebelum dan sesudah makan, seorang muslim tidak hanya memohon keberkahan atas rezeki, tetapi juga menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Mari jadikan doa makan sebagai bagian dari keseharian, agar setiap santapan membawa keberkahan dan mendekatkan kita kepada Allah SWT.
Referensi : https://baznas.go.id/artikel-show/Doa-Makan-dalam-Islam:-Amalan-yang-Mengundang-Keberkahan-Setiap-Santapan/1663



No Comment! Be the first one.