Anak adalah amanah sekaligus karunia terbesar yang Allah SWT titipkan kepada orang tua. Setiap ayah dan ibu tentu menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi pribadi yang saleh, cerdas, berakhlak mulia, serta membawa kebaikan bagi agama dan masyarakat. Namun, mendidik anak bukan hanya soal usaha lahiriah seperti pendidikan dan pengasuhan, melainkan juga memerlukan kekuatan doa yang tulus.
Daftar Isi
- Doa Mustajab untuk Anak
- Doa Memohon Anak yang Rajin Mendirikan Sholat (Doa Nabi Ibrahim AS)
- Doa Memohon Keturunan yang Sholeh (Doa Nabi Ibrahim AS)
- Doa Memohon Keturunan yang Baik (Doa Nabi Zakariya AS)
- Doa Memohon Keluarga Penyejuk Hati (Doa ‘Ibadurrahman)
- Doa Memohon Perlindungan dari Setan (Doa Istri ‘Imran)
- Doa Memohon Pemahaman Agama yang Baik (Doa untuk Ibnu Abbas)
- Kesimpulan
Dalam Al-Qur’an dan hadis, terdapat sejumlah doa yang dipanjatkan para nabi dan orang-orang saleh untuk keturunan mereka. Doa-doa ini bukan sekadar rangkaian kata, tetapi permohonan yang penuh harap kepada Allah SWT agar anak-anak diberi petunjuk, perlindungan, dan kebaikan dunia akhirat. Mengamalkannya secara rutin menjadi salah satu ikhtiar spiritual yang sangat dianjurkan.
Doa Mustajab untuk Anak
Berikut beberapa doa mustajab untuk anak yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis, dilansir dari laman Baitulmaal Muamalat.
Doa Memohon Anak yang Rajin Mendirikan Sholat (Doa Nabi Ibrahim AS)
Salah satu doa indah yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS terdapat dalam Al-Qur’an:
Bacaan Arab:
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Latin : Rabbi-j’alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min dzurriyyatī, rabbanā wa taqabbal du’ā’.
Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)”
Doa ini menunjukkan bahwa pendidikan sholat adalah fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Dengan membiasakan doa ini, orang tua berharap agar keturunannya istiqamah dalam menjaga ibadah.
Doa Memohon Keturunan yang Sholeh (Doa Nabi Ibrahim AS)
Nabi Ibrahim AS juga memohon agar dikaruniai keturunan yang saleh:
Bacaan Arab:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Latin : Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn.
Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Ash-Shaffat: 100)”
Doa ini sederhana namun sarat makna. Orang tua tidak hanya meminta anak, tetapi anak yang saleh, yaitu yang taat kepada Allah dan berakhlak mulia.
Doa Memohon Keturunan yang Baik (Doa Nabi Zakariya AS)
Ketika Nabi Zakariya AS menginginkan keturunan, beliau berdoa dengan penuh kerendahan hati:
Bacaan Arab:
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Latin : Rabbi hab lī min ladunka dzurriyyatan ṭayyibah, innaka samī’ud-du’ā’.
Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali ‘Imran: 38)”
Doa ini menekankan bahwa kualitas anak jauh lebih penting daripada sekadar jumlah. Anak yang baik akan menjadi kebahagiaan bagi orang tua di dunia dan penolong di akhirat.
Doa Memohon Keluarga Penyejuk Hati (Doa ‘Ibadurrahman)
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menyebut doa hamba-hamba-Nya yang saleh:
Bacaan Arab:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Latin : Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a’yunin waj’alnā lil-muttaqīna imāmā.
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)”
Doa ini mengajarkan agar orang tua memohon anak yang menjadi sumber kebahagiaan dan kebanggaan, bukan sebaliknya.
Doa Memohon Perlindungan dari Setan (Doa Istri ‘Imran)
Ketika melahirkan Maryam, istri ‘Imran memohon perlindungan kepada Allah:
Bacaan Arab:
وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Latin : Wa innī u’īdzuhā bika wa dzurriyyatahā minasy-syaithānir-rajīm.
Artinya: “Dan aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada-Mu dari setan yang terkutuk.” (QS. Ali ‘Imran: 36)
Doa ini sangat relevan dibaca orang tua agar anak-anak terlindungi dari pengaruh buruk dan godaan yang merusak akhlak.
Doa Memohon Pemahaman Agama yang Baik (Doa untuk Ibnu Abbas)
Dalam hadis, Rasulullah SAW pernah mendoakan Ibnu Abbas RA:
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ فَقِّهْهُ فِي الدِّينِ وَعَلِّمْهُ التَّأْوِيلَ
Latin : Allāhumma faqqihhu fid-dīn, wa ‘allimhut-ta’wīl.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah kepadanya pemahaman yang mendalam dalam urusan agama, dan ajarkanlah kepadanya takwil (pemahaman atas Al-Qur’an).” (HR. Ahmad)
Doa ini menunjukkan pentingnya ilmu agama bagi anak. Pemahaman yang benar akan menjadi cahaya dalam menjalani kehidupan.
Kesimpulan
Doa orang tua memiliki kekuatan yang luar biasa dalam membentuk masa depan anak. Al-Qur’an dan hadis telah memberikan contoh doa-doa terbaik yang dipanjatkan para nabi dan orang saleh untuk keturunan mereka.
Mulai dari memohon anak yang rajin sholat, saleh, berakhlak baik, hingga perlindungan dari setan dan pemahaman agama yang mendalam, semuanya menunjukkan betapa pentingnya peran doa dalam pendidikan anak. Dengan mengamalkan doa-doa tersebut secara konsisten dan disertai usaha nyata dalam mendidik, insyaAllah anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang membanggakan di dunia dan akhirat.
Sumber : https://bmm.or.id/artikel/10-doa-mustajab-orang-tua-untuk-anak-sholeh-cerdas-lengkap-dari-al-quran-hadits-qDc



No Comment! Be the first one.