Doa qunut nazilah merupakan salah satu doa yang dianjurkan dibaca ketika umat Islam menghadapi musibah, bencana, wabah penyakit, peperangan, atau keadaan darurat lainnya. Qunut nazilah dibaca sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan, perlindungan, dan dijauhkan dari berbagai malapetaka.
Daftar Isi
Pada masa pandemi Covid-19 yang lalu misalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengimbau umat Islam untuk membaca doa qunut nazilah dalam setiap salat fardhu. Anjuran tersebut menunjukkan bahwa qunut nazilah menjadi salah satu amalan penting dalam Islam ketika menghadapi situasi sulit dan penuh ujian. Hal tersebut menjadi relevan dengan kondisi bencana yang terjadi di Indonesia seperti Banjir Sumatera di penghujung 2025 hingga saat ini.
Pelaksanaan doa qunut nazilah sama seperti qunut Subuh, yakni dibaca setelah rukuk pada rakaat terakhir salat sebelum sujud. Setelah membaca doa qunut, salat dilanjutkan seperti biasa hingga salam.
Dalil Membaca Doa Qunut Nazilah
Anjuran membaca qunut nazilah bersumber dari hadis shahih riwayat Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW pernah membaca qunut nazilah selama satu bulan ketika para sahabat penghafal Al-Qur’an gugur di Sumur Ma’unah.
Dalam hadis lain disebutkan:
Teks Arab
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ كَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ عَلَى أَحَدٍ، أَوْ يَدْعُوَ لِأَحَدٍ، قَنَتَ بَعْدَ الرُّكُوْعِ
Latin
‘An Abii Hurairata radhiyallaahu ‘anhu annan nabiyya kaana idzaa araada an yad’uwa ‘alaa ahadin au yad’uwa li ahadin qanata ba’dar rukuu’.
Artinya
“Dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW ketika akan mendoakan keburukan atas seseorang atau mendoakan kebaikan bagi seseorang, maka beliau membaca qunut setelah rukuk.” (HR Ahmad dan Al-Bukhari)
Pendapat Ulama Tentang Qunut Nazilah
Dilansir dari Liputan6.com, Para ulama dari empat mazhab sepakat bahwa qunut nazilah boleh dibaca ketika terjadi musibah atau bencana besar yang menimpa kaum Muslimin. Namun, terdapat perbedaan pendapat terkait waktu pelaksanaannya.
Mazhab Hanafiyah berpendapat qunut nazilah dibaca pada salat yang bacaannya dikeraskan atau jahr. Sementara mazhab Syafi’iyah dan Malikiyah menganjurkan qunut nazilah dibaca pada seluruh salat fardhu lima waktu.
Adapun mazhab Hanabilah berpendapat qunut nazilah dilakukan pada seluruh salat wajib selain salat Jumat karena khutbah Jumat dianggap sudah mencukupi.
Meski demikian, seluruh mazhab sepakat bahwa membaca qunut nazilah termasuk sunnah yang dianjurkan saat terjadi musibah.
Bacaan Doa Qunut Nazilah
Berikut bacaan doa qunut nazilah lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
Teks Arab
اَللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin
Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait, falakal hamdu ‘alaa maa qadhait, wastaghfiruka wa atuubu ilaik.
Allahummadfa’ ‘annal ghalaa-a wal balaa-a wal wabaa-a wal fahsyaa-a wal munkar was suyuuufal mukhtalifata wasy syadaa-ida wal mihana maa zhahara minhaa wa maa bathana min baladinaa haadza khaashshatan wa min buldaanil muslimiina ‘aammatan innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.
Artinya
“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah keberkahan pada apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang dapat menentukan atas-Mu.
Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkah Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang telah Engkau tetapkan. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.
Ya Allah, jauhkanlah dari kami harga yang mahal, bencana, wabah penyakit, perbuatan keji, kemungkaran, peperangan, kesulitan, dan berbagai ujian, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, khususnya dari negeri kami ini dan dari seluruh negeri kaum Muslimin. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya.”
Tata Cara Membaca Qunut Nazilah
Pelaksanaan qunut nazilah dilakukan setelah rukuk pada rakaat terakhir salat fardhu. Setelah membaca doa qunut, salat dilanjutkan dengan sujud hingga salam seperti biasa.
Sebagian ulama juga menganjurkan mengangkat kedua tangan ketika membaca qunut nazilah sebagai bentuk doa dan permohonan kepada Allah SWT.
Qunut nazilah dapat dibaca secara berjamaah maupun sendiri ketika menghadapi musibah yang menimpa kaum Muslimin.
Hikmah Membaca Doa Qunut Nazilah
Membaca doa qunut nazilah mengajarkan umat Islam untuk selalu bergantung kepada Allah SWT dalam menghadapi ujian kehidupan. Saat bencana atau musibah datang, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Selain memohon perlindungan, qunut nazilah juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama Muslim yang sedang tertimpa kesulitan di berbagai belahan dunia.
Penutup
Doa qunut nazilah merupakan amalan sunnah yang dianjurkan ketika terjadi musibah, wabah, atau bencana yang menimpa umat Islam. Dengan membaca qunut nazilah, kita memohon perlindungan, keselamatan, dan pertolongan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari berbagai malapetaka.
Semoga Allah SWT senantiasa melindungi umat Islam dari segala musibah dan memberikan keselamatan serta keberkahan kepada seluruh kaum Muslimin.



No Comment! Be the first one.