Kisah 4 Nabi yang Masih Hidup hingga Saat Ini
Dalam tradisi Islam, diyakini terdapat 4 nabi yang masih hidup hingga saat ini atas izin Allah SWT. Berdasarkan pendapat para ulama, dua di antaranya berada di bumi dan dua lainnya berada di langit....
Dalam tradisi Islam, diyakini terdapat 4 nabi yang masih hidup hingga saat ini atas izin Allah SWT. Berdasarkan pendapat para ulama, dua di antaranya berada di bumi dan dua lainnya berada di langit.
Daftar Isi
Berikut adalah kisah singkat keempat nabi tersebut:
Nabi yang Berada di Bumi
- Nabi Khidir AS: Diyakini sebagai penjaga laut dan merupakan guru spiritual Nabi Musa AS. Beliau dikenal sebagai sosok misterius yang diberikan ilmu ladunni (pengetahuan langsung dari Allah) dan dipercaya masih hidup untuk membimbing umat manusia hingga akhir zaman.
- Nabi Ilyas AS: Diyakini sebagai penjaga hutan atau daratan. Kisahnya berkaitan dengan ketaatannya dalam berdakwah kepada kaumnya yang menyembah berhala Baal. Menurut riwayat, beliau diangkat ke langit setelah malaikat maut datang, namun Allah menangguhkan kematiannya.
Nabi yang Berada di Langit
- Nabi Isa AS: Allah mengangkat Nabi Isa ke langit saat kaum Yahudi hendak menyalibnya. Beliau tidak wafat dan tidak disalib, melainkan diserupakan sosoknya pada orang lain. Nabi Isa akan turun kembali ke bumi di akhir zaman untuk membunuh Dajjal dan menegakkan keadilan.
- Nabi Idris AS: Beliau adalah nabi pertama yang pandai menulis dan menjahit. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit keempat tanpa melalui proses kematian biasa sebagai bentuk pemuliaan atas kesabarannya. Hal ini merujuk pada firman Allah dalam Surah Maryam ayat 57: “Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.”
Keempat nabi ini ditangguhkan ajalnya oleh Allah SWT dan baru akan merasakan kematian setelah tugas mereka di akhir zaman selesai atau menjelang hari kiamat tiba.
Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai tanda-tanda turunnya Nabi Isa AS dan kisah pertemuan penuh hikmah antara Nabi Musa AS dengan Nabi Khidir AS:
Tanda-Tanda Turunnya Nabi Isa AS
Dalam ajaran Islam, turunnya Nabi Isa AS merupakan salah satu tanda besar (Kiamat Kubra). Beliau akan turun bukan membawa syariat baru, melainkan untuk menegakkan syariat Nabi Muhammad SAW.
- Lokasi Penurunan: Nabi Isa akan turun di Menara Putih (Al-Manaratul Baidha) di sebelah timur kota Damaskus, Suriah.
- Kondisi Fisik: Beliau turun dengan mengenakan dua potong pakaian berwarna kuning muda (mahrudatain) sambil meletakkan kedua telapak tangannya di atas sayap dua malaikat.
Misi Utama
- Membunuh Dajjal: Nabi Isa akan mengejar Dajjal hingga ke pintu Luth di Palestina dan membinasakannya di sana.
- Menghancurkan Salib dan Membunuh Babi: Sebagai simbol pembersihan ajaran yang menyimpang.
- Menciptakan Kedamaian: Pada masanya, bumi akan dipenuhi keberkahan dan keadilan sehingga tidak ada lagi permusuhan, bahkan harta benda melimpah hingga tidak ada yang mau menerimanya.
Kisah Pertemuan Nabi Musa AS dan Nabi Khidir AS
Kisah ini diabadikan dalam Surah Al-Kahfi ayat 60-82. Bermula ketika Nabi Musa merasa dirinya adalah orang yang paling berilmu, kemudian Allah menegurnya dan memerintahkannya menemui hamba-Nya yang lebih berilmu di “Pertemuan Dua Lautan”.
Nabi Musa menempuh perjalanan jauh bersama pelayannya, Yusya bin Nun, dengan membawa bekal ikan yang kemudian secara ajaib hidup kembali dan melompat ke laut sebagai pertanda lokasi Nabi Khidir.
Tiga Ujian Kesabaran dalam Perjalanan
- Melubangi Perahu: Nabi Khidir melubangi perahu yang mereka tumpangi. Ternyata hikmahnya adalah untuk menyelamatkan perahu tersebut dari penyitaan raja zalim yang merampas setiap perahu bagus.
- Membunuh Anak Kecil: Nabi Khidir membunuh seorang anak. Hikmahnya adalah karena anak tersebut kelak akan menyiksa kedua orang tuanya yang beriman dengan kesesatan dan kekufuran.
- Memperbaiki Dinding Rumah: Nabi Khidir memperbaiki dinding rumah yang hampir roboh tanpa meminta imbalan. Hikmahnya, di bawah dinding tersebut terdapat harta karun milik dua anak yatim yang ayahnya orang saleh.
Pelajaran Utama: Ilmu Allah sangatlah luas. Manusia hanya melihat sisi lahiriah yang terbatas, sedangkan Allah mengetahui hikmah tersembunyi di balik setiap peristiwa.
Kesimpulan
dari pembahasan ini adalah:
- Eksistensi 4 Nabi: Kepercayaan bahwa ada empat nabi yang masih hidup (Nabi Khidir, Nabi Ilyas, Nabi Isa, dan Nabi Idris) menunjukkan kemahakuasaan Allah dalam menangguhkan ajal manusia untuk tugas atau kemuliaan tertentu.
- Pembagian Tugas: Dua nabi berada di bumi (Khidir dan Ilyas) sebagai penjaga spiritual daratan dan lautan, sementara dua lainnya di langit (Isa dan Idris).
- Misi Akhir Zaman: Nabi Isa memiliki peran krusial di masa depan untuk turun ke bumi, mengalahkan Dajjal, dan menegakkan keadilan sebelum hari kiamat.
- Hakikat Ilmu: Melalui kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir, kita diajarkan bahwa logika manusia sangat terbatas. Seringkali, hal yang terlihat buruk di mata kita memiliki hikmah besar yang hanya diketahui oleh Allah.
Sumber
https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7701487/4-nabi-yang-diduga-masih-hidup-sampai-sekarang-siapa-saja-mereka



No Comment! Be the first one.