Shalat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Ibadah ini biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid, namun dalam kondisi tertentu seseorang juga dapat melaksanakannya sendiri di rumah. Islam memberikan kemudahan kepada umatnya agar tetap dapat beribadah sesuai kemampuan dan situasi.
Daftar Isi
Banyak orang yang tidak bisa ke masjid karena alasan kesehatan, jarak, kesibukan, atau kondisi keluarga. Oleh sebab itu, memahami tata cara shalat tarawih di rumah menjadi hal penting. Selain tetap menjaga semangat ibadah, shalat tarawih di rumah juga dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dengan lebih khusyuk. Dengan pengetahuan yang benar, ibadah ini tetap sah dan berpahala.
Niat Shalat Tarawih Sendiri di Rumah
Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah. Tanpa niat, ibadah tidak akan bernilai. Niat shalat tarawih cukup dihadirkan dalam hati sebelum memulai shalat. Tidak ada kewajiban melafalkan niat, namun sebagian ulama membolehkan mengucapkannya untuk membantu fokus. Dilansir dari laman detik, adapun niat yang sering kali digunakan dalam shalat tarawih sebagai berikut :
أُصَلَّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ.
Arab Latin:
Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati lillâhi taʼâlâ. Allâhu Akbar…
Artinya:
“Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala.” Allahu Akbar…
Niat ini diulang setiap dua rakaat, karena shalat tarawih dilakukan dengan salam setiap dua rakaat. Jika dilakukan delapan rakaat, maka niat dihadirkan empat kali. Setelah itu, biasanya dilanjutkan dengan shalat witir.
Tata Cara Shalat Tarawih di Rumah
Pelaksanaan shalat tarawih di rumah pada dasarnya sama dengan shalat sunnah lainnya. Berikut panduan singka dalam melaksanakan shalat tarawih yang bisa dilakukan di rumah :
- Membaca Niat Sholat Tarawih
- Takbiratul Ihram
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah Pendek
- Ruku
- I’tidal
- Sujud
- Duduk antara Dua Sujud
- Sujud Kedua
- Berdiri untuk Rakaat Kedua
- Jemaah kemudian berdiri kembali untuk menunaikan rakaat kedua kemudian
- Mengulangi Rangkaian Sholat. Rangkaian sholat kemudian dilanjutkan seperti rakaat pertama sampai sujud kedua.
- Tasyahud Akhir
- Salam. Akhiri sholat dengan mengucapkan salam.
- Mencukupkan Rakaat Sholat Tarawih. Setelahnya, ulangi rangkaian sholat tersebut sampai cukup jumlah rakaat yang diinginkan.
Agar ibadah lebih bermakna, dianjurkan membaca ayat Al-Qur’an dengan tartil, memperbanyak doa, dan tidak terburu-buru. Shalat tarawih di rumah juga bisa dilakukan bersama keluarga. Salah satu anggota keluarga dapat menjadi imam. Hal ini dapat meningkatkan kebersamaan dan memperkuat nilai spiritual di rumah.
Surah yang Dianjurkan Dibaca Pada Saat Shalat Tarawih
Ada beberapa surah pendek yang dianjurkan dalam melaksanakan shalat tarawih, adapun surah-surah yang dianjurkan sebagai berikut :
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah At-Takatsur
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Ashr
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Humazah
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Fil
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Quraisy
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Ma’un
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Kautsar
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Kafirun
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah An-Nashr
- Setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Lahab
- Sementara, setiap rakaat kedua setelah membaca surah Al-Fatihah, membaca surah Al-Ikhlas.
Kesimpulan
Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama Ramadan. Meskipun lebih utama dilakukan berjamaah di masjid, melaksanakannya sendiri di rumah tetap sah dan berpahala. Dengan memahami niat dan tata cara yang benar, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk.
Selain meningkatkan keimanan, tarawih di rumah juga memberikan keberkahan bagi keluarga. Oleh karena itu, jangan menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk meninggalkan ibadah. Manfaatkan Ramadan sebagai kesempatan memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah.



No Comment! Be the first one.