Panduan Lengkap: Cara Menjawab Azan dan Keutamaannya
Azan adalah panggilan suci yang mengingatkan umat Islam untuk segera menunaikan sholat. Ketika azan berkumandang, kita dianjurkan untuk menjawabnya, bershalawat, dan membaca doa setelahnya. Menjawab...
Azan adalah panggilan suci yang mengingatkan umat Islam untuk segera menunaikan sholat. Ketika azan berkumandang, kita dianjurkan untuk menjawabnya, bershalawat, dan membaca doa setelahnya. Menjawab azan bukan sekadar adab, tetapi juga ibadah yang memiliki keutamaan besar. Rasulullah memberikan tuntunan jelas tentang bagaimana cara menjawab azan dan apa saja pahala yang menyertainya.
Daftar Isi
- Lafazh Adzan dan Cara Menjawabnya
- 1. Allahu Akbar (4 kali)
- 2. Asyhadu an laa ilaaha illallaah (2 kali)
- 3. Asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah (2 kali)
- 4. Hayya ‘alash shalaah (2 kali)
- 5. Hayya ‘alal falaah (2 kali)
- 6. (Khusus Subuh) Ash-shalaatu khairum minan-nauum (2 kali)
- 7. Allahu Akbar (2 kali)
- 8. Laa ilaaha illallaah (1 kali)
- Faedah Hadits
- Bagaimana dengan Iqamah?
- Doa Setelah Azan
- Kesimpulan
Lafazh Adzan dan Cara Menjawabnya
1. Allahu Akbar (4 kali)
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ Jawaban: Ucapkan hal yang sama: اللَّهُ أَكْبَرُ
Artinya: Allah Maha Besar.
2. Asyhadu an laa ilaaha illallaah (2 kali)
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ Jawaban: Ucapkan hal yang sama: أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah.
3. Asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah (2 kali)
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ Jawaban: Ucapkan hal yang sama: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Artinya: Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
4. Hayya ‘alash shalaah (2 kali)
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ، حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ Jawaban: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Artinya: Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
5. Hayya ‘alal falaah (2 kali)
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ، حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ Jawaban: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Artinya: Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
6. (Khusus Subuh) Ash-shalaatu khairum minan-nauum (2 kali)
الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ، الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ Jawaban: Ucapkan hal yang sama: الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ
Artinya: Sholat lebih baik daripada tidur.
7. Allahu Akbar (2 kali)
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ Jawaban: Ucapkan hal yang sama: اللَّهُ أَكْبَرُ
Artinya: Allah Maha Besar.
8. Laa ilaaha illallaah (1 kali)
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ Jawaban: Ucapkan hal yang sama: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah.
Dalam hadits riwayat Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika kalian mendengar azan, ucapkanlah seperti yang diucapkan muazin.” (HR. Bukhari dan Muslim). Artinya, setiap lafazh azan diikuti dengan ucapan yang sama, kecuali pada kalimat hayya ‘alash sholah dan hayya ‘alal falah. Pada bagian ini, kita dianjurkan untuk menjawab dengan kalimat: “Laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).
Faedah Hadits
- Menjawab azan hukumnya sunnah, bukan wajib.
- Jawaban dilakukan setelah muazin selesai mengucapkan kalimat, bukan bersamaan.
- Jika mendengar azan dari beberapa masjid sekaligus, semuanya boleh dijawab.
- Saat sedang sholat, tidak perlu menjawab azan karena sudah sibuk dengan ibadah.
- Tidak dianjurkan menjawab azan di tempat yang dilarang berdzikir, seperti kamar mandi.
- Keutamaan menjawab azan antara lain: diampuni dosa, doa setelah azan dikabulkan, dan mendapat syafaat Rasulullah
Baca Juga: 10 Keutamaan Shalat Subuh beserta Dalilnya, Ibadah Berlimpah Pahala
Bagaimana dengan Iqamah?
Ketika mendengar iqamah, tuntunan yang berlaku sama seperti azan. Setiap lafazh diikuti dengan ucapan yang sama, termasuk pada kalimat qad qaamatish sholah yang dijawab dengan kalimat serupa. Hal ini ditegaskan dalam fatwa ulama, termasuk Al-Lajnah Ad-Daimah di Saudi Arabia.
Doa Setelah Azan
Setelah azan selesai, Rasulullah mengajarkan doa berikut:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ
“Ya Allah, Tuhan panggilan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah dan keutamaan, serta bangkitkanlah beliau pada maqam terpuji yang telah Engkau janjikan.”
Doa ini menjadi bentuk penghormatan kepada Rasulullah ﷺ sekaligus permohonan agar kita mendapat syafaat beliau di akhirat.
Kesimpulan
Menjawab azan adalah sunnah yang penuh keutamaan. Caranya sederhana: mengikuti lafazh muazin, mengganti hayya ‘alash sholah dan hayya ‘alal falah dengan laa hawla wa laa quwwata illa billah, lalu menutup dengan doa setelah azan. Dengan melakukannya, seorang muslim tidak hanya menunjukkan adab, tetapi juga meraih ampunan, doa yang dikabulkan, dan syafaat Rasulullah



No Comment! Be the first one.