Ramadhan 2026 Berlangsung, Jangan Abaikan Adab Berbuka Puasa
Ramadhan 2026 sudah berjalan, dan jutaan umat Islam menjaga puasa sejak terbit fajar hingga waktu berbuka magrib tiba. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, momen berbuka puasa menjadi detik...
Ramadhan 2026 sudah berjalan, dan jutaan umat Islam menjaga puasa sejak terbit fajar hingga waktu berbuka magrib tiba. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, momen berbuka puasa menjadi detik yang sangat dinantikan bukan hanya untuk melepas rasa lapar, tetapi juga sebagai pelaksanaan ibadah yang penuh adab dan keberkahan.
Daftar Isi
Namun di tengah budaya berbuka yang kini sering disertai pesta takjil dan kerumunan buka bersama (bukber), sebagian orang cenderung lupa menerapkan adab sunnah yang diajarkan dalam Islam. Padahal, berbuka puasa memiliki tata krama khusus yang bukan sekadar tradisi tetapi bagian dari ibadah yang disengaja.
Menyegerakan Berbuka Setelah Waktu Magrib
Salah satu adab utama yang sangat ditekankan dalam Islam adalah menyegerakan berbuka saat waktu magrib telah tiba. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya agar segera berbuka begitu matahari terbenam tanpa menundanya tanpa alasan syar’i.
Dalam hadits disebutkan bahwa manusia akan selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa. Ini sekaligus mengajarkan ummat untuk tidak menunda momen ibadah demi mendapatkan keberkahan yang dianjurkan.
Berbuka dengan Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Dilansir dari sumber antaranews.com, berbuka puasa bukan hanya sekadar makan dan minum; sunnahnya adalah membaca doa terlebih dahulu. Waktu sebelum berbuka puasa dianggap waktu yang mustajab untuk berdoa.
Salah satu doa berbuka puasa yang sering diamalkan adalah:
“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”
Artinya:
“Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa lain yang juga telah diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah:
“Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.”
Artinya:
“Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
Membaca doa-doa ini tidak hanya menunjukkan syukur kepada Allah, tetapi juga memaknai momen berbuka sebagai waktu ibadah penuh kesadaran spiritual.
Berbuka dengan Sunnah Kurma atau Air
Rasulullah SAW biasa berbuka dengan kurma sebelum melakukan salat magrib, dan jika kurma tidak ada, beliau berbuka dengan beberapa teguk air. Ini adalah cara sederhana namun penuh hikmah karena kurma dan air membantu mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa.
Berbuka dengan kurma atau air tidak hanya sunnah, tetapi juga mengandung nilai kesehatan memberi gula alami yang mudah diserap tubuh dan cairan untuk rehidrasi.
Doa saat Berbuka Adalah Waktu Yang Mustajab
Waktu berbuka puasa dianggap sebagai salah satu waktu mustajab untuk doa, yakni saat dimana doa dipanjatkan dengan peluang besar dikabulkan oleh Allah SWT, karena orang yang berpuasa telah menahan diri sepanjang hari dan berbuka dalam keadaan tunduk kepada-Nya.
Karena itu, selain doa berbuka sunnah, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa-doa khusus yang merupakan kesempatan emas saat magrib.
Tidak Berlebihan dan Menjaga Kesederhanaan
Adab berbuka juga mencakup sikap sederhana dan tidak berlebihan. Dalam panduan berbuka sesuai sunnah, umat Islam dianjurkan menghindari konsumsi makanan berlebihan sehingga justru mengganggu kesehatan atau malah membuat kurang khusyuk dalam ibadah tarawih malam.
Puasa mengajarkan pengendalian diri bahkan saat berbuka pun, pengendalian diri tetap diperlukan agar tubuh dan jiwa tetap seimbang.
Mengajak Orang Lain Berbuka dan Berbagi
Salah satu sunnah yang sering ditekankan dalam hadis adalah memberi makanan untuk orang berbuka puasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang memberi makan untuk orang berbuka, maka pahalanya hampir setara dengan orang yang berpuasa itu sendiri tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa.
Amalan ini memperkuat nilai kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah ini.
Kesimpulan
Ramadhan 2026 sedang berjalan dan setiap momen ibadah memiliki nilai penting. Berbuka puasa harus dijalankan dengan adab menyegerakan berbuka saat magrib, membaca doa yang dianjurkan, berbuka dengan kurma atau air, tidak berlebihan, dan memperbanyak doa mustajab saat berbuka.
Adab berbuka puasa bukan sekadar ritual, tetapi bagian dari ibadah yang menyempurnakan puasa dan membawa keberkahan bagi pelakunya. Jangan biarkan momen berbuka menjadi rutinitas tanpa makna; jadikan ia sebagai titik syukur, doa, dan pembelajaran spiritual sepanjang bulan suci ini.
Sumber
https://www.antaranews.com/berita/4696821/adab-berbuka-puasa-sunnah-dan-kebiasaan-yang-dianjurkan/



No Comment! Be the first one.