Umat Islam Bersiap Sambut Lailatul Qadr, Ini Bacaan Doa yang Disunnahkan
Umat Islam di Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya kini semakin intens mempersiapkan diri menjalani sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk meraih Lailatul Qadr malam yang disebut lebih baik...
Umat Islam di Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya kini semakin intens mempersiapkan diri menjalani sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk meraih Lailatul Qadr malam yang disebut lebih baik daripada seribu bulan. Menjelang puncak ibadah ini, penting untuk memahami amalan yang disunnahkan, terutama bacaan doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Daftar Isi
Malam Lailatul Qadr merupakan momen penuh berkah karena di malam itulah umat Islam percaya turunnya rahmat, ampunan, dan keberkahan pahala yang lebih besar nilainya dibandingkan ibadah yang dilakukan selama seribu bulan.
Apa Itu Lailatul Qadr?
Lailatul Qadr disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai malam penuh kemuliaan. Nilainya lebih baik dari seribu bulan yang artinya pahala ibadah pada malam ini berlipat ganda secara luar biasa. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sejak sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.
Waktu pasti Lailatul Qadr tidak secara eksplisit disebutkan. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa malam ini kemungkinan besar jatuh pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan seperti malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27 atau ke-29.
Doa yang Disunnahkan Rasulullah SAW Saat Lailatul Qadr
Doa yang paling terkenal dan disunnahkan untuk dibaca ketika menjumpai Lailatul Qadr adalah:
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
Latin:
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Artinya:
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Sayyidah Aisyah RA ketika beliau bertanya tentang apa yang sebaiknya dibaca apabila menjumpai malam Lailatul Qadr. Hadis ini diriwayatkan oleh Sunan Ibn Majah dan dinilai shahih oleh ulama hadits.
Doa tersebut merupakan inti dari permohonan kepada Allah untuk mendapatkan pengampunan dosa, karena Lailatul Qadr identik dengan malam diturunkannya rahmat dan ampunan.
Makna Mendalam Dari Doa Lailatul Qadr
Doa ini lebih dari sekadar kata-kata. Ia mencerminkan kesadaran spiritual bahwa manusia adalah makhluk lemah yang senantiasa memerlukan ampunan dan pembaruan.
Di malam yang paling mulia ini, permohonan ampunan menjadi tujuan paling utama karena:
- Allah SWT adalah Maha Pemaaf dan Menyukai pemaafan;
- Doa ini mengandung permintaan untuk penghapusan dosa sepenuhnya;
- Ini adalah bentuk kerendahan hati seorang hamba kepada Tuhannya.
Itulah mengapa doa sederhana ini dipilih sebagai doa utama, bukan doa panjang tentang kebutuhan duniawi, tetapi doa yang menempatkan hubungan manusia dengan Tuhan di atas segalanya.
Amalan Lain yang Disunnahkan pada Malam Lailatul Qadr
Dilansir dari sumber baznas.go.id, selain membaca doa di atas, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah lain, antara lain:
- Shalat Malam (Qiyamullail)
Meningkatkan kualitas dan kuantitas shalat malam di sepuluh malam terakhir Ramadhan merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. - Membaca Al-Qur’an dan Dzikir
Membaca kitab suci serta berdzikir adalah bentuk dzikir kepada Allah yang akan membentuk hati semakin dekat kepada-Nya. - Istighfar & Taubat
Memohon ampun atas dosa yang lalu serta memperbarui niat untuk kembali kepada jalan Allah. - I’tikaf di Masjid
Berdiam diri dalam masjid sambil beribadah merupakan praktik sunnah yang sering dilakukan di sepuluh malam terakhir.
Mengapa Sepuluh Malam Terakhir Begitu Penting?
Sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi fase intensif untuk memperbanyak ibadah karena Lailatul Qadr hampir dipastikan terjadi pada salah satu malam itu. Umat Islam percaya bahwa siapa pun yang memaksimalkan sepuluh malam terakhir dengan ibadah khusyuk akan mendapatkan pahala yang luar biasa dan ampunan dosa.
Itulah sebabnya banyak jamaah memilih untuk beriktikaf, membaca Al-Qur’an sepanjang malam, memperbanyak doa, serta melakukan amalan-amalan sunnah lainnya.
Kesimpulan
Lailatul Qadr adalah malam yang penuh berkah dan menjadi puncak ibadah umat Islam selama Ramadhan. Doa yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” merupakan doa utama yang sebaiknya dibaca ketika menjumpai malam Lailatul Qadr karena mengandung permohonan pengampunan yang paling inti dan mendalam.
Selain itu, memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan memperbanyak taubat akan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memaksimalkan pahala di malam yang lebih baik dari seribu bulan ini.
Sumber
https://baznas.go.id/artikel/baca/Doa-Dan-Amalan-Amalan-Untuk-Memaksimalkan-Malam-Lailatul-Qadar/107/



No Comment! Be the first one.