Dalam agama Islam, kalender sangat penting untuk mengatur waktu ibadah, merayakan, dan mengenang hari-hari penting. Kalender yang digunakan adalah kalender Hijriah, yang terdiri dari dua belas bulan. Umat Muslim perlu memahami kalender Hijriah untuk menyelaraskan ibadah seperti puasa Ramadhan, haji, dan Idul Fitri. Setiap bulan memiliki keistimewaan dan rekomendasi untuk meningkatkan ibadah. Berikut adalah daftar dua belas bulan Hijriah secara berurutan, lengkap dengan keutamaannya.
Daftar Isi
Urutan 12 Bulan Kalender Hijriah
Berdasarkan kalender yang ditetapkan oleh dikutip dari Instagram Lensamu, berikut daftar bulan hijriah secara lengkap:
- Muharram Artinya yang Diharamkan
- Safar Artinya Kosong
- Rabiul Awal Artinya Musim Semi Pertama
- Rabiul Akhir Artinya Musim semi kedua
- Jumadil Awal Artinya Masa beku pertama
- Jumadil Akhir Artinya Masa beku kedua
- Rajab artinya mengagungkan
- Syakban Artinya berpencar
- Ramadan Artinya panas yang menyengat
- Syawal Artinya mengangkat
- Zulkaidah Artinya duduk
- Zulhijah Artinya bulan haji
Keutamaan 12 Bulan Hijriah
Setiap bulan hijriah terdapat makna tersendiri setiap bulannya yaitu:
Muharram
Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Islam dan dianggap suci, artinya “dilarang”. Aktivitas peperangan dilarang sepanjang bulan ini. Pada tanggal 1 Muharram, umat merayakan Tahun Baru Islam, dan pada tanggal 10 Muharram, disunnahkan untuk menjalankan puasa Asyura yang menghapuskan dosa setahun.
Safar
Safar adalah bulan kedua yang bermakna “kosong”. Bulan ini diwarnai oleh keberanian anak muda Arab untuk pergi merantau. Salah satu peristiwa penting yang terjadi adalah hijrahnya Nabi Muhammad bersama Abu Bakar pada 26 Safar dan juga Perang Abwa.
Rabiul Awal
Rabiul Awal, sebagai bulan ketiga, sangat signifikan karena merupakan waktu kelahiran Nabi Muhammad. Pada tanggal 12 Rabiul Awal, beliau lahir dan juga wafa dan dikenal sebagai hari maulid nabi Muhammad Saw
Rabiul Akhir
Rabiul Akhir adalah bulan keempat yang berhubungan dengan musim semi. Banyak pertempuran penting yang berlangsung pada bulan ini.
Jumadil Awal
Jumadil Awal, yang merupakan bulan kelima, menandai permulaan musim panas, dengan peristiwa penting seperti upaya pertahanan yang dilakukan oleh Abdullah bin Zubair.
Jumadil Akhir
Jumadil Akhir adalah bulan keenam, di mana terjadi kelahiran dan wafatnya Fatimah Az-Zahra.
Rajab
Rajab, bulan ketujuh, termasuk dalam bulan haram. Salah satu peristiwa penting di bulan ini adalah 27 Rajab sebagai hari Isra Mi’raj
Syakban
Syaban, bulan kedelapan, berdekatan dengan bulan Ramadan, serta di dalamnya terdapat malam Nisfu Syaban yang menjadi waktu untuk meminta pengampunan dosa.
Ramadan
Ramadan, bulan kesembilan, adalah saat untuk berpuasa dan menjalankan berbagai ibadah. Perang Badar terjadi pada tanggal 17 Ramadan dan dikenal juga sebagai hari Nuzul Quran
Syawal
Syawal, yang merupakan bulan kesepuluh, membuka perayaan Idul Fitri dan diakui sebagai bulan kemenangan.
Zulkaidah
Zulkaidah merupakan deretan bulan haram bersamaan dengan Muharram dan Rajab, bulan ini adalah kesempatan untuk memaksimalkan ibadah dan persiapan haji.
Zulhijah
Zulhijjah menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji dan perayaan Idul Adha di dunia dan menjadi bulan terakhir dalam kalender Islam
Kesimpulan
Dalam agama Islam, kalender Hijriah penting untuk mengatur ibadah dan memperingati hari-hari besar. Kalender ini terdiri dari dua belas bulan, masing-masing dengan makna dan keistimewaannya. Urutannya adalah Muharram, Safar, Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Syaban, Ramadan, Syawal, Zulkaidah, dan Zulhijah.



No Comment! Be the first one.