Sholat witir merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat ini biasanya dikerjakan pada malam hari sebagai penutup rangkaian sholat sunnah, khususnya setelah sholat tarawih di bulan Ramadan. Namun, witir tidak hanya dikerjakan saat Ramadan, tetapi juga bisa dilakukan setiap malam sebagai bentuk ibadah tambahan.
Daftar Isi
Bagi pemula, memahami cara sholat witir sering kali terasa membingungkan, terutama terkait jumlah rakaat dan tata cara pelaksanaannya. Padahal, sholat witir termasuk ibadah yang sederhana dan fleksibel. Rasulullah memberikan kemudahan kepada umat Islam untuk melaksanakannya sesuai kemampuan. Dengan memahami niat dan tata cara yang benar, seseorang dapat menjalankan sholat witir dengan lebih tenang dan khusyuk.
Melalui panduan yang mudah dipahami, umat Islam dapat mulai membiasakan diri melaksanakan sholat witir secara rutin. Kebiasaan ini akan memberikan manfaat spiritual yang besar dan membantu meningkatkan kualitas ibadah.
Niat Shalat Witir
Niat merupakan unsur penting dalam setiap ibadah. Dalam sholat witir, niat cukup dihadirkan dalam hati sebelum memulai sholat. Tidak ada kewajiban untuk mengucapkan niat secara lisan, namun sebagian orang melafalkannya agar lebih fokus. Dilansir dari laman detik, ada beberapa niat shalat witir dibagi berdasarkan rakaatnya, adapun niatannya sebagai berikut :
Niat Shalat Witir 3 Rakaat Sekaligus
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا / إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin:
Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaq- bilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala.
Artinya
Saya (berniat) mengerjakan Shalat Sunnah Witir, tiga rakaat dengan menghadap kiblat, [makmum/imam], karena Allah Ta’ala.
Niat Shalat Witir 2 Rakaat + 1 Rakaat (Terpisah)
Niat Shalat Witir Dua Rakaat Terlebih Dahulu
أُصَلِّي سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا / إِمَامًا) للهِ تَعَالَى
Arab Latin
Usholli sunnatal witri rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala
Artinya:
Saya (berniat) mengerjakan Shalat Sunnah Witir, dua raka’at dengan menghadap kiblat, [makmum/imam), karena Allah Ta’ala.
Niat Shalat Witir Satu Rakaat
Niat ini di lafalkan ketika sudah selesai shalat witir 2 rakaat, maka disambung dengan satu rakaat berikutnya, adapun niat yang di lafalkan sebagai berikut :
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا / إِمَامًا) لِلَّهِتعالى
Arab Latin
Usholli sunnatal witri rakatan mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala
Artinya:
Saya (berniat) mengerjakan Shalat Sunnah Witir, satu rakaat dengan menghadap kiblat, [makmum/imam), karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Shalat Witir 3 Rakaat
Sholat witir tiga rakaat dapat dilakukan sekaligus dengan satu salam di akhir rakaat ketiga.
Berikut langkah-langkahnya.
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan surat pendek. (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A’la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat kedua
- Mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat sampai sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat ketiga mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat, rukuk, iktidal (membaca qunut pada rakaat terakhir), sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
Cara ini sering digunakan karena praktis dan mudah diingat. Namun, umat Islam tetap memiliki pilihan metode lain sesuai sunnah.
Tata Cara Shalat Witir 2 + 1 Rakaat
Metode lain yang dianjurkan adalah witir dua rakaat kemudian satu rakaat. Cara ini juga sesuai dengan praktik Rasulullah.
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan surat pendek. (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A’la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat kedua
- Mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat sampai sujud kedua
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
Kemudian lanjut lagi untuk menambahkan satu rakaat witir, dengan cara
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan surat pendek. (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A’la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
Metode ini memberikan fleksibilitas dan memudahkan pemula yang ingin memahami tahapan witir secara bertahap. Selain itu, cara ini juga membantu menjaga kekhusyukan karena setiap rakaat dilakukan dengan fokus.
Kesimpulan
Sholat witir merupakan ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar, terutama sebagai penutup sholat malam. Dengan memahami niat dan tata cara yang benar, pemula dapat melaksanakan witir dengan mudah dan penuh keikhlasan.
Baik dilakukan tiga rakaat sekaligus maupun dua rakaat ditambah satu rakaat, keduanya sama-sama dianjurkan dalam Islam. Yang terpenting adalah konsistensi dan niat yang tulus. Melalui kebiasaan ini, seseorang dapat meningkatkan kedekatan dengan Allah dan memperkuat spiritualitas.
Oleh karena itu, mari mulai membiasakan sholat witir setiap malam agar kehidupan menjadi lebih berkah dan penuh ketenangan.



No Comment! Be the first one.