Adab Pergi ke Masjid: 13 Hal yang Harus Diketahui
Masjid merupakan tempat yang dimuliakan dalam Islam. Di sanalah umat Muslim berkumpul untuk menunaikan shalat berjamaah, menuntut ilmu, berdzikir, serta mempererat ukhuwah. Karena masjid adalah rumah...
Masjid merupakan tempat yang dimuliakan dalam Islam. Di sanalah umat Muslim berkumpul untuk menunaikan shalat berjamaah, menuntut ilmu, berdzikir, serta mempererat ukhuwah. Karena masjid adalah rumah Allah, maka setiap orang yang datang ke dalamnya hendaknya menjaga sikap dan perilaku. Islam telah mengajarkan adab atau tata krama yang seharusnya diperhatikan ketika hendak pergi ke masjid hingga berada di dalamnya.
Daftar Isi
- 13 Adab Pergi ke Masjid
- Berwudhu dari Rumah
- Menjauh dari Bau Tidak Sedap
- Memakai Wangi-Wangian
- Membaca Doa Saat Keluar Rumah
- Tidak Boleh Menyela-Nyela Jari
- Berjalan Dengan Tenang dan Tidak Tergesa-Gesa
- Membaca Doa Dalam Perjalanan ke Masjid
- Masuk Masjid Mendahulukan Kaki Kanan dan Mengucapkan Salam
- Mengerjakan Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid
- Memilih Shaf Pertama
- Duduk Menghadap Kiblat dan Memperbanyak Doa
- Tidak Mengganggu Orang Lain
- Tidak Boleh Shalat Sunnah Ketika Iqamah Sudah Berkumandang
- Kesimpulan
- Sumber
Adab bukan sekadar aturan formal, melainkan bentuk penghormatan terhadap tempat ibadah dan wujud kesungguhan hati dalam beribadah. Dengan memahami dan mengamalkan adab pergi ke masjid, seorang Muslim tidak hanya memperoleh pahala shalat berjamaah, tetapi juga menunjukkan akhlak yang baik.
13 Adab Pergi ke Masjid
Berikut 13 hal penting yang perlu diketahui dan diamalkan saat menuju masjid dilansir dari laman Gramedia sebagai berikut :
Berwudhu dari Rumah
Disunnahkan untuk berwudhu sejak masih berada di rumah. Selain menjaga kesucian, berwudhu sebelum berangkat juga bernilai ibadah. Setiap langkah menuju masjid dalam keadaan suci akan dicatat sebagai kebaikan dan menghapus dosa.
Menjauh dari Bau Tidak Sedap
Kebersihan diri menjadi syarat penting ketika datang ke masjid. Hindari bau badan, bau mulut, atau aroma menyengat dari makanan seperti bawang mentah. Masjid adalah tempat umum, sehingga kenyamanan jamaah lain harus dijaga.
Memakai Wangi-Wangian
Bagi laki-laki, dianjurkan menggunakan parfum secukupnya sebelum berangkat. Aroma yang harum mencerminkan kebersihan dan penghormatan terhadap tempat ibadah. Namun penggunaannya tidak boleh berlebihan.
Membaca Doa Saat Keluar Rumah
Ketika melangkah keluar rumah, dianjurkan membaca doa agar diberi perlindungan dan kemudahan. Doa ini menjadi bentuk tawakal kepada Allah sebelum memulai aktivitas, termasuk perjalanan menuju masjid.
Tidak Boleh Menyela-Nyela Jari
Saat dalam perjalanan ke masjid, sebaiknya tidak menyela-nyela jari (tasybik). Dalam ajaran Islam, orang yang sedang menuju shalat dianggap dalam keadaan shalat, sehingga dianjurkan menjaga sikap yang tenang dan sopan.
Berjalan Dengan Tenang dan Tidak Tergesa-Gesa
Menuju masjid hendaknya dilakukan dengan langkah yang tenang. Tidak dianjurkan berlari hanya karena khawatir tertinggal rakaat. Datanglah lebih awal agar dapat mempersiapkan diri dengan khusyuk.
Membaca Doa Dalam Perjalanan ke Masjid
Dalam perjalanan, dianjurkan membaca doa memohon cahaya dan petunjuk dari Allah. Doa tersebut mencerminkan harapan agar hati, pikiran, dan langkah selalu berada dalam bimbingan-Nya.
Masuk Masjid Mendahulukan Kaki Kanan dan Mengucapkan Salam
Saat memasuki masjid, dahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid. Ucapkan salam sebagai bentuk penghormatan kepada jamaah lain. Hal ini menunjukkan adab yang baik ketika memasuki tempat suci.
Mengerjakan Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid
Sebelum duduk, dianjurkan menunaikan shalat sunnah Tahiyatul Masjid sebanyak dua rakaat. Shalat ini menjadi bentuk penghormatan kepada masjid sebagai rumah Allah.
Memilih Shaf Pertama
Dalam shalat berjamaah, shaf pertama memiliki keutamaan besar. Oleh karena itu, datang lebih awal memungkinkan kita memperoleh posisi terbaik tanpa harus mengganggu jamaah lain.
Duduk Menghadap Kiblat dan Memperbanyak Doa
Sambil menunggu iqamah, duduklah dengan tenang menghadap kiblat. Gunakan waktu tersebut untuk berdzikir, membaca Al-Qur’an, atau berdoa. Waktu menunggu shalat termasuk saat yang penuh keberkahan.
Tidak Mengganggu Orang Lain
Menjaga ketertiban di masjid sangat penting. Hindari berbicara keras, bermain ponsel dengan suara nyaring, atau melangkahi jamaah yang sedang duduk. Menghormati sesama jamaah merupakan bagian dari akhlak mulia.
Tidak Boleh Shalat Sunnah Ketika Iqamah Sudah Berkumandang
Apabila iqamah telah dikumandangkan, maka tidak diperbolehkan memulai shalat sunnah. Segera bersiap mengikuti shalat wajib berjamaah agar tidak tertinggal rakaat dan tetap tertib.
Kesimpulan
Pergi ke masjid bukan hanya tentang menunaikan shalat, tetapi juga tentang menjaga adab dan sikap. Tiga belas hal yang telah dijelaskan menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan etika, mulai dari keluar rumah hingga selesai melaksanakan ibadah.
Dengan berwudhu sejak dari rumah, menjaga kebersihan, berjalan dengan tenang, hingga tidak mengganggu jamaah lain, seorang Muslim telah menunjukkan penghormatan terhadap masjid dan sesama. Mengamalkan adab-adab ini secara konsisten akan meningkatkan kualitas ibadah serta menumbuhkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Masjid adalah tempat suci yang mempersatukan umat. Maka, mari kita jaga kemuliaannya dengan mempraktikkan adab yang telah diajarkan, sehingga setiap langkah menuju masjid bernilai pahala dan mendatangkan keberkahan.



No Comment! Be the first one.