Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Dianjurkan
Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Ia disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Pada hari inilah kaum Muslimin berkumpul untuk menunaikan sholat Jumat secara...
Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Ia disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Pada hari inilah kaum Muslimin berkumpul untuk menunaikan sholat Jumat secara berjamaah, mendengarkan khutbah, serta memperbanyak amal kebaikan. Keutamaan Jumat tidak hanya terletak pada kewajiban sholatnya, tetapi juga pada berbagai amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan.
Daftar Isi
- 1. Memperbanyak Sholawat Nabi
- 2. Mandi Jumat
- 3. Menggunakan Minyak Wangi
- 4. Bersegera Untuk Berangkat ke Masjid
- 5. Sholat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib
- 6. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut Ketika Khatib Berkhotbah
- 7. Sholat Sunnah Setelah Sholat Jumat
- 8. Membaca Surat Al Kahfi
- Kesimpulan
- Sumber
Rasulullah SAW memberikan banyak tuntunan terkait adab dan ibadah di hari yang mulia ini. Melaksanakan amalan sunnah pada hari Jumat bukan hanya menambah pahala, tetapi juga menjadi sarana penyucian diri serta penguat iman. Berikut beberapa amalan sunnah di hari Jumat yang dianjurkan untuk diamalkan oleh setiap Muslim, dilansir dari laman muslim.
1. Memperbanyak Sholawat Nabi
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari Jumat adalah memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa hari Jumat adalah waktu terbaik untuk memperbanyak sholawat karena akan disampaikan langsung kepada Rasulullah SAW.
Membaca sholawat tidak memerlukan waktu khusus dan bisa dilakukan kapan saja, baik setelah sholat, dalam perjalanan, maupun di sela aktivitas. Selain mendatangkan pahala, sholawat juga menjadi bentuk cinta dan penghormatan kepada Nabi yang telah membawa risalah Islam kepada umat manusia. Dengan memperbanyak sholawat, hati menjadi lebih tenang dan jiwa terasa lebih dekat dengan teladan terbaik umat Islam.
2. Mandi Jumat
Mandi pada hari Jumat termasuk sunnah yang sangat ditekankan, terutama bagi laki-laki yang akan melaksanakan sholat Jumat. Tujuannya adalah menjaga kebersihan dan kesucian diri sebelum berkumpul dengan jamaah lainnya di masjid.
Mandi Jumat dilakukan seperti mandi biasa dengan niat untuk melaksanakan sunnah hari Jumat. Selain membersihkan tubuh, mandi juga menyegarkan fisik sehingga lebih siap untuk beribadah dengan khusyuk. Kebersihan merupakan bagian dari iman. Dengan tubuh yang bersih dan rapi, suasana ibadah pun menjadi lebih nyaman bagi diri sendiri dan orang lain.
3. Menggunakan Minyak Wangi
Selain mandi, dianjurkan pula memakai minyak wangi ketika hendak menghadiri sholat Jumat. Aroma yang harum menciptakan suasana yang menyenangkan dan tidak mengganggu jamaah lain.
Bagi laki-laki, penggunaan wewangian saat ke masjid sangat dianjurkan selama tidak berlebihan. Sementara bagi perempuan, penggunaan parfum hendaknya memperhatikan adab syariat dan tidak menimbulkan fitnah. Menggunakan minyak wangi mencerminkan perhatian terhadap kebersihan dan adab sosial dalam beribadah berjamaah.
4. Bersegera Untuk Berangkat ke Masjid
Datang lebih awal ke masjid pada hari Jumat memiliki keutamaan besar. Semakin awal seseorang berangkat, semakin besar pula pahala yang didapatkan. Datang lebih cepat juga memberi kesempatan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an sebelum khutbah dimulai.
Bersegera ke masjid menunjukkan kesungguhan dan penghormatan terhadap ibadah Jumat. Selain itu, jamaah yang datang lebih awal biasanya dapat menempati saf terdepan yang memiliki nilai keutamaan tersendiri.
5. Sholat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib
Saat sudah berada di masjid dan khutbah belum dimulai, dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah, seperti sholat tahiyatul masjid. Ibadah ini menjadi pengisi waktu yang bernilai pahala sebelum imam naik mimbar.
Waktu menunggu khutbah sebaiknya tidak diisi dengan obrolan yang sia-sia. Gunakan kesempatan tersebut untuk beribadah, membaca Al-Qur’an, atau berdzikir agar hati lebih siap menerima nasihat dalam khutbah.
6. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut Ketika Khatib Berkhotbah
Dalam adab mendengarkan khutbah Jumat, terdapat larangan duduk dengan posisi memeluk lutut (ihtiba’) ketika khatib sedang berkhotbah. Posisi tersebut dikhawatirkan membuat seseorang mudah mengantuk atau kurang fokus.
Ketika khutbah berlangsung, jamaah diwajibkan untuk diam, menyimak, dan tidak berbicara. Bahkan menegur orang lain untuk diam pun tidak dianjurkan saat khutbah berlangsung. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga kekhusyukan dalam mendengarkan pesan keagamaan.
7. Sholat Sunnah Setelah Sholat Jumat
Setelah menunaikan sholat Jumat, dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah ba’diyah. Jumlah rakaatnya dapat dilakukan dua atau empat rakaat sesuai riwayat yang ada.
Sholat sunnah ini menjadi pelengkap ibadah Jumat sekaligus menambah pahala. Selain itu, ia juga menjadi bentuk kesyukuran atas kesempatan yang diberikan Allah SWT untuk menunaikan kewajiban mingguan tersebut.
8. Membaca Surat Al Kahfi
Membaca Surat Al Kahfi pada hari Jumat memiliki keutamaan yang besar. Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang membaca Surat Al Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan cahaya di antara dua Jumat.
Surat ini mengandung banyak pelajaran tentang iman, kesabaran, dan ujian kehidupan. Membacanya secara rutin setiap Jumat dapat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keimanan di tengah berbagai godaan dunia.
Kesimpulan
Hari Jumat adalah momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Selain melaksanakan sholat Jumat, terdapat berbagai amalan sunnah yang dianjurkan seperti memperbanyak sholawat, mandi, memakai minyak wangi, datang lebih awal ke masjid, melaksanakan sholat sunnah, menjaga adab saat khutbah, serta membaca Surat Al Kahfi.
Dengan menghidupkan sunnah-sunnah tersebut, seorang Muslim tidak hanya memperoleh pahala tambahan, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih disiplin, bersih, dan khusyuk dalam beribadah. Semoga setiap Jumat menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan semakin mendekatkan hati kepada Allah SWT.



No Comment! Be the first one.