Bolehkah Gosok Gigi Saat Puasa? Simak Penjelasannya
Banyak orang bertanya, bolehkah gosok gigi saat puasa dan apakah sikat gigi saat puasa bisa membatalkan ibadah. Pertanyaan ini sering muncul ketika bulan Ramadhan, karena umat Muslim tetap ingin...
Banyak orang bertanya, bolehkah gosok gigi saat puasa dan apakah sikat gigi saat puasa bisa membatalkan ibadah. Pertanyaan ini sering muncul ketika bulan Ramadhan, karena umat Muslim tetap ingin menjaga kebersihan mulut tanpa khawatir puasanya menjadi tidak sah.
Daftar Isi
Selain menahan lapar dan haus, orang yang berpuasa juga dianjurkan menjaga diri dari masuknya benda asing ke dalam tubuh, termasuk melalui mulut. Karena itu, aktivitas seperti berkumur saat puasa dan menggosok gigi sering menimbulkan kekhawatiran. Lalu, bagaimana sebenarnya hukum gosok gigi saat puasa menurut pandangan ulama?
Hukum Gosok Gigi Saat Puasa Menurut Ulama
Para ulama telah menjelaskan bahwa puasa dan gosok gigi tidak saling bertentangan selama dilakukan dengan hati-hati.
Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain menyebutkan bahwa gosok gigi setelah zuhur termasuk perbuatan makruh bagi orang yang berpuasa.
ومكروهات الصوم ثلاثة عشر: أن يستاك بعد الزوال
Artinya:
“Hal-hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas, salah satunya adalah bersiwak setelah zuhur.”
Dari penjelasan ini, dapat dipahami bahwa boleh sikat gigi saat Ramadhan, tetapi sebaiknya dilakukan sebelum waktu zuhur atau sebelum imsak agar lebih aman.
Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa?
Baca Juga : Apakah Puasa Batal Jika Ketiduran Seharian? Ini Jawaban Lengkap Menurut Ulama
Penjelasan lain disampaikan oleh Imam Nawawi dalam al-Majmu’, syarah al-Muhadzdzab. Kehati-hatian tatkala sikat gigi harus diperhatikan, sebab jika ada material yang masuk ke tenggorokan, baik air, pasta gigi, atau bulu dari sikat gigi, maka puasanya batal. Meskipun dilakukan tanpa sengaja.
لو استاك بسواك رطب فانفصل من رطوبته أو خشبه المتشعب شئ وابتلعه افطر بلا خلاف صرح به الفورانى وغيره
Artinya: Jika ada orang yang memakai siwak basah. Kemudian airnya pisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang (bulu-bulu) kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama. Demikian dijelaskan oleh al-Faurani dan lainnya. (Abi Zakriya Muhyiddin bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmu’, Maktabah al-Irsyad, Jeddah, juz 6, halaman 343)
Hukum Berkumur Saat Puasa
Selain sikat gigi, hukum berkumur saat puasa juga sering dipertanyakan, terutama ketika berwudhu.
Pada dasarnya, berkumur saat wudhu puasa diperbolehkan. Namun, ulama melarang melakukannya secara berlebihan.
Zakariya Al-Anshari menjelaskan:
“Orang yang berpuasa tidak dianjurkan berlebihan dalam berkumur karena khawatir membatalkan puasa.”
Karena itu, berkumurlah secukupnya dan jangan terlalu kuat.
Waktu Terbaik untuk Gosok Gigi Saat Puasa
Agar lebih aman, berikut waktu yang dianjurkan untuk menjaga kebersihan mulut saat puasa Ramadhan:
- Sebelum imsak
- Setelah sahur
- Menjelang tidur malam
- Jika dilakukan siang hari, gunakan sedikit air dan hindari pasta gigi berlebihan.
Bagi sebagian ulama, menggunakan siwak saat puasa juga lebih dianjurkan karena lebih minim risiko.
Tips Aman Menjaga Kebersihan Mulut Saat Puasa
Agar tetap bersih tanpa khawatir batal, lakukan tips berikut:
- Gosok gigi sebelum imsak
- Gunakan pasta secukupnya
- Jangan berkumur terlalu kuat
- Pastikan tidak ada air tertelan
- Bersihkan mulut secara perlahan
Dengan cara ini, hukum puasa dan sikat gigi tetap terjaga sesuai syariat.
Manfaat Menjaga Kebersihan Mulut Saat Puasa
Menjaga kebersihan mulut selama puasa juga penting untuk:
- Mencegah bau mulut
- Menjaga kesehatan gigi
- Meningkatkan rasa percaya diri
- Mendukung ibadah lebih nyaman
Karena itu, puasa Ramadhan dan kebersihan mulut sebaiknya tetap berjalan seimbang.
Rangkuman :
Jadi, jawaban dari pertanyaan bolehkah gosok gigi saat puasa adalah: boleh, tetapi harus dilakukan dengan hati-hati.
Hukum gosok gigi saat puasa adalah makruh setelah zuhur, namun tidak membatalkan selama tidak ada yang tertelan. Begitu juga dengan berkumur saat puasa, tetap diperbolehkan asal tidak berlebihan.
Dengan menjaga adab dan kehati-hatian, umat Muslim dapat menjalankan puasa dengan tenang dan tetap menjaga kebersihan diri.
Referensi : https://www.nu.or.id/nasional/hukum-berkumur-dan-sikat-gigi-saat-puasa-begini-penjelasannya-1AKEU



No Comment! Be the first one.