Doa qunut Subuh sering dibaca dalam sholat berjamaah, terutama menurut mazhab Syafi’i. Namun, masih banyak jamaah yang belum memahami perbedaan cara membacanya antara imam dan makmum. Akibatnya, tidak sedikit yang merasa ragu apakah bacaan mereka sudah sesuai tuntunan.
Daftar Isi
Padahal, memahami tata cara doa qunut sangat penting agar sholat Subuh berjamaah lebih tertib dan sesuai sunnah.
Pengertian Doa Qunut Subuh
Dilansir dari Antaranews.com, Doa qunut adalah doa yang dibaca dalam sholat Subuh pada rakaat kedua, setelah i’tidal dan sebelum sujud. Doa ini berisi permohonan petunjuk, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT.
Dalam pandangan banyak ulama, doa qunut termasuk amalan sunnah yang dianjurkan, terutama dalam sholat Subuh berjamaah.
Bacaan Doa Qunut Subuh
Arab
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin
Allahumma ihdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait.
Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.
Artinya
“Ya Allah, berilah kami petunjuk sebagaimana orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah kami kesehatan sebagaimana orang yang Engkau beri kesehatan. Lindungilah kami sebagaimana orang yang Engkau lindungi. Berkahilah kami pada apa yang Engkau berikan, dan jauhkan kami dari keburukan ketetapan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
Cara Membaca Doa Qunut Subuh untuk Imam dan Makmum
Dalam sholat Subuh berjamaah, terdapat perbedaan peran antara imam dan makmum saat membaca doa qunut. Meskipun isi doanya sama, cara membacanya berbeda agar sholat lebih tertib.
Imam
- Membaca doa qunut dengan suara lantang
- Memimpin seluruh jamaah
- Menggunakan lafaz “kami” (ihdina) agar mencakup semua makmum
Contoh bacaan imam:
اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ
وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ
Makmum
- Tidak membaca seluruh doa dengan keras
- Cukup mengucapkan “amin” mengikuti doa imam
- Tidak mendahului bacaan imam
- Mengikuti dengan tenang dan tetap fokus dalam sholat
Dengan pembagian ini, sholat berjamaah menjadi lebih teratur dan tidak terjadi tumpang tindih bacaan.
Waktu Membaca Doa Qunut Subuh
Doa qunut dibaca pada rakaat kedua sholat Subuh, tepat setelah i’tidal dan sebelum sujud. Dalam sholat berjamaah, imam membacanya dengan suara keras, sedangkan makmum mengikuti dengan khusyuk.
Penutup
Doa qunut Subuh bukan hanya sekadar bacaan dalam sholat, tetapi juga bentuk permohonan kita kepada Allah SWT agar selalu diberi petunjuk dan perlindungan. Dengan memahami perbedaan peran imam dan makmum, kita bisa menjaga kekhusyukan sholat berjamaah dengan lebih baik.
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5180909/panduan-lengkap-bacaan-qunut-subuh-untuk-imam-dan-makmum



No Comment! Be the first one.