Jenis Puasa Sunnah dan Waktu Pelaksanaannya
Dalam Islam tidak hanya terdapat puasa Wajib seperti puasa di Bulan Ramadhan, namun juga terdapat puasa Sunnah yang dianjurkan. Dimana puasa sunnah jika dikerjakan mendapatkan pahala, bagi yang tidak...
Dalam Islam tidak hanya terdapat puasa Wajib seperti puasa di Bulan Ramadhan, namun juga terdapat puasa Sunnah yang dianjurkan. Dimana puasa sunnah jika dikerjakan mendapatkan pahala, bagi yang tidak mengerjakan tidak akan berdosa. Puasa Sunnah dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah wajib lainnya. Maka dibawah ini terdapat jenis Puasa Sunnah beserta Waktu Pelaksanaannya yang harus diketahui kaum muslim
Daftar Isi
Pengertian Puasa Sunnah
Puasa sunnah adalah ibadah puasa yang disarankan untuk dilakukan pada waktu-waktu tertentu sebagai pelengkap amalan, serta untuk menyempurnakan ibadah wajib yang lain. Menjalankan puasa sunah adalah salah satu bentuk kepatuhan kepada Allah Swt. , sebab puasa adalah salah satu ibadah yang paling penting. Kemudian apabila dikerjakan akan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan tidak berdosa
Jenis Puasa Sunnah dan Waktu Pelaksanaannya
Berikut dibawah ini jenis puasa sunnah beserta waktu dikerjakan yang dicontohkan Rasulullah SAW:
Puasa 6 Hari Bulan Syawal
Melaksanakan puasa di enam hari pada bulan Syawal setelah hari Raya Idulfitri. Keutamaan puasa Syawal sebagaimana disebutkan dalam Hadis riwayat Abu Ayub, berikut;
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِرًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya: Barangsiapa berpuasa Ramadhan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun.
Puasa Senin-Kamis
Dimana melaksanakan puasa pada setiap hari Senin dan Kamis. Sesuai dengan dalil hadits dibawah ini
Hadis Nabi yang diriwayatkan Aisyah ra.:
عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاثْنَتَيْنِ وَالخَمِيسِ (رواه النسائي)
Artinya: “Dari Jubair bin Nufair bahwa Aisyah ra. berkata, bahwa Nabi Saw. memilih berpuasa hari Senin dan Kamis”. (HR. An-Nasa’i)
Puasa Arafah
Merupakan puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau satu hari sebelum hari Raya Idul Adha.
Puasa Asyura
Merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Bulan Muharram merupakan urutan bulan yang pertama dalam kalender Hijriyah dan sering disebut dengan tahun baru Islam
Puasa Sya’ban
Puasa sunah yang dilaksanakan pada pertengahan bulan Sya’ban (Nisfu Sya’ban). Puasa ini menyiapkan jiwa dan tubuh untuk bulan Ramadhan serta menjadi saat dimana amal diterima oleh Allah.
Puasa di pertengahan bulan (bulan kamariah)
Puasa di pertengahan bulan (bulan kamariah), yaitu Puasa sunnah yang dilakukan pada Ayyāmul Bīḍ adalah hari-hari yang dikenal sebagai hari putih, yaitu hari di mana bulan cemerlang di malam hari. Umumnya berlangsung pada tanggal 13, 14, dan 15. Dinamakan hari-hari putih karena cahaya bulan di malam hari dan kejelasan sinar matahari di siang hari.
Puasa Nabi Daud
Yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa, puasa ini disunnahkan menurut kebiasaan yang dilakukan oleh Nabi Daud.a.s. Hal ini berdasarkan Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, berikut:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ صَوْمُ دَاوُدَ كَانَ يَصُوْمُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا رَوَاهُ الْبُخَارِي وَمُسْلِم)
Artinya: Puasa yang paling utama adalah puasa Nabi Daud. Beliau biasa berpuasa sehari dan tidak berpuasa sehari
Puasa Tasu’a
Dimana berpuasa pada tanggal 9 Muharram, dengan tujuan untuk mengiringi pelaksanaan puasa sunah pada tanggal 10 Muharram. Puasa sunnah ini dilakukan adalah sebagai pembeda pelaksanaan puasa orang Yahudi yang juga dilakukan pada tanggal 10 Muharram.
Hikmah dan Keutamaan Puasa Sunah
Puasa sunnah juga memiliki hikmah atau keutamaan bagi orang yang melaksanakannya. Dengan demikian, berikut adalah sejumlah hikmah dan keutamaan yang dapat diambil:
- Melengkapi kekurangan dalam ibadah yang wajib
- Meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.
- Menjaga kesehatan dan kebugaran fisik
- Membangkitkan rasa kepedulian terhadap sesama
- Mengamalkan sunah-sunah dari Rasulullah saw.
Kesimpulan
Dalam Islam, terdapat puasa Wajib seperti puasa Ramadan dan puasa Sunnah yang dianjurkan, jenis puasa Sunnah seperti Puasa 6 Hari Bulan Syawal setelah Idulfitri,
Puasa Senin-Kamis, Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah dan lainnya



No Comment! Be the first one.