Dalam Islam, selain terdapat shalat wajib 5 waktu yang harus dikerjakan kaum muslim setiap hari terdapat shalat Sunnah yang bisa dilaksanakan seperti shalat Dhuha. Shalat Dhuha dikerjakan ketika matahari naik, sekitar jam 7 pagi sampai menjelang waktu dzuhur. Bagi umat muslim yang belum tahu tentang tata caranya, berikut dibawah informasi Tata Cara Shalat Dhuha yang Benar Beserta Niat dan Doanya
Pengertian Shalat Dhuha
Shalat Dhuha merupakan shalat sunnah dua rakaat atau lebih yang dikerjakan pada waktu Dhuha, yaitu waktu matahari naik setinggi tombak berkisar jam 8 atau pukul 9 sampai tergelincirnya matahari. Paling sedikit dua rakaat dan paling banyak dua belas rakaat, dengan tiap-tiap dua rakaat satu salam. Kemudian, dikutip dari muhammadiyah.or.id shalat Dhuha dapat dikerjakan di masjid, namun lebih utama dikerjakan di rumah. Hal ini sesuai dengan hadits yang artinya
“Hendaklah kalian manusia melaksanakan shalat (sunnah) di rumah kalian, karena sebaik-baik shalat adalah shalat seseorang di rumahnya, kecuali shalat wajib” (HR. Bukhari).
Tata Cara Shalat Dhuha
Shalat dhuha dikerjakan sesuai dengan shalat sunnah lainnya. Untuk tata cara shalat dhuha untuk dua rakaat sebagai berikut
- Niat dalam hati bersamaan takbiratul ihram
Bacaan niat untuk Dhuha dua rakaat
Arab
أصلي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin
Ushallî sunnatad dhahå rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya
“Saya niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat
Arab
أصلى سُنَّةَ الضُّحَى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقِيلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin
Usholli sunnatadh Dhuhaa arba’aa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa
Artinya
“Aku niat sholat sunnah Dhuha empat rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta’ala.”
- Membaca doa Iftitah
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat dalam Al-Qur’an
- Ruku’
- I’tidal atau berdiri untuk melakukan sujud
- Sujud
- Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
- Sujud kedua
- Berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat dalam Al-Qur’an
- Ruku’
- I’tidal
- Sujud
- Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
- Sujud kedua
- Tahiyat
- Salam
Doa Setelah Shalat Dhuha
Setelah mengucapkan salam dan menyelesaikan seluruh rangkaian sholat baik yang dua rakaat maupun empat rakaat, baca doa berikut ini yang dikutip dari islam.nu.or.id:
Arab
Doa pertama: اَللّٰهُمَّ إِنَّ الضَّحَآءَ ضَحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَــالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللّٰهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِي السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسَرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضَحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِيْ مَآ أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Latin
Allâhumma innad dlahâ’a dlahâ’uka, wal bahâ’a bahâ’uka, wal jamâla jamâluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allâhuma in kâna rizqî fis samâ’i fa anzilhu, wa inkâna fil ardhi fa akhrijhu, wa inkâna mu’siran (mu‘assaran) fa yassirhu, wa in kâna harâman fa thahhirhu, wa inkâna ba‘îdan fa qarribhu, bi haqqi dlahâ’ika wa bahâ’ika wa jamâlika wa quwwatika wa qudratika, âtinî mâ atayta ‘ibâdakas shâlihîn.
Artinya
“Wahai Tuhanku, sungguh dhuha ini adalah dhuha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu. Wahai Tuhanku, jika rejekiku berada di atas langit, maka turunkanlah; jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah; jika dipersulit, mudahkanlah; jika (tercampur tanpa sengaja dengan yang) haram, sucikanlah; jika jauh, dekatkanlah; dengan hak dhuha, keelokan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah kepadaku apa yang Engkau datangkan kepada para hamba-Mu yang saleh.”
Doa kedua:
اَللّٰهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكُ أُقَاتِلُ
Allâhumma bika ushâwilu, wa bika uhâwilu, wa bika uqâtilu.
Artinya, “Dengan-Mu, aku menerjang. Dengan-Mu, aku berupaya. Dengan-Mu, aku berjuang.”
Kesimpulan
Itulah tata cara shalat dhuha yang dikerjakan sebelum waktu matahari naik hingga matahari tergelincir



No Comment! Be the first one.