Panduan Berwudhu yang Benar Sesuai Sunnah Lengkap dengan Doanya
Berwudhu merupakan salah satu syarat yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim sebelum melaksanakan ibadah seperti sholat. Baca juga: Bacaan Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahannya...
Berwudhu merupakan salah satu syarat yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim sebelum melaksanakan ibadah seperti sholat.
Baca juga: Bacaan Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahannya
Daftar Isi
- Panduan Berwudhu yang Benar Sesuai Sunnah Lengkap dengan Doanya
- 1. Niat Wudhu
- 2. Membasuh Telapak Tangan
- 3. Berkumur
- 4. Membersihkan Lubang Hidung
- 5. Membasuh Wajah
- 6. Membasuh Kedua Tangan hingga Siku
- Doa membasuh tangan kanan
- 7. Mengusap Kepala
- 8. Mengusap Kedua Telinga
- 9. Membasuh Kedua Kaki
- 10. Doa Setelah Wudhu
- Kesimpulan
Karena itu, penting untuk memahami tata cara berwudhu yang benar sesuai sunnah Rasulullah saw., agar ibadah yang dikerjakan menjadi sah dan lebih sempurna. Simak panduan berwudhu yang benar berikut ini, lengkap dengan doa dan urutan pelaksanaannya
Panduan Berwudhu yang Benar Sesuai Sunnah Lengkap dengan Doanya
Dilansir dari laman detik.com, berikut panduan berwudhu yang benar sesuai sunnah lengkap dengan doanya:
1. Niat Wudhu
Sebelum memulai wudhu, niatkan dalam hati untuk bersuci karena Allah Swt.
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Lafal Arab-Latin: Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu karena Allah.”
2. Membasuh Telapak Tangan
Basuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali hingga sela-sela jari. Saat melakukannya, bacalah doa berikut.
اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدِيْ مِنْ مَعَاصِيْكَ كُلِّهَا
Lafal Arab-Latin: Allâhumma ihfadh yadi min ma’âshîka kullahâ
Artinya: “Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat.”
3. Berkumur
Berkumurlah sebanyak tiga kali, kemudian bacalah doa berikut.
اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ اللَّهُمَّ اسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا
Lafal Arab-Latin: Allâhumma a’inni ‘alâ dzikrika wa syukrika, Allâhumma asqini min haudli nabiyyika shallallâhu ‘alaihi wa sallam ka’san lâ adzma’a ba’dahu Abadan
Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya.”
4. Membersihkan Lubang Hidung
Masukkan air ke dalam hidung lalu keluarkan kembali sebanyak tiga kali. Saat melakukannya, bacalah doa berikut.
اللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَةَ الْجَنَّةِ اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نِعَمِكَ وَجَنَّاتِك
Lafal Arab-Latin: Allâhumma Arihni Raaihatal jannah. Allâhumma lâ tahrimni râihata ni’amika wa jannatika
Artinya: “Ya Allah (izinkan) aku mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmat-Mu dan wanginya surga.”
5. Membasuh Wajah
Basuh seluruh wajah mulai dari batas tumbuh rambut hingga bawah dagu. Setelah itu, bacalah doa berikut.
اللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ
Lafal Arab-Latin: Allâhumma bayyidl wajhi yauma tabyadldlu wujûhun wa taswaddu wujûh
Artinya: “Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam.”
6. Membasuh Kedua Tangan hingga Siku
Basuh kedua tangan hingga siku sebanyak tiga kali dengan mendahulukan tangan kanan.
Doa membasuh tangan kanan:
اللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِينِيْ وَحَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيرًا
Lafal Arab-Latin: Allâhumma a’thinî kitâbi biyamîni, wa hâsibnî hisâban yasîran
Artinya: “Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan.”
Doa membasuh tangan kiri:
اللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِيْ وَلَا مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِيْ
Lafal Arab-Latin: Allâhumma laa tu’thini bi syimaali, wa laa min waraa`i dzahri
Artinya: “Ya Allah, jangan kau berikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan janganlah pula diberikan dari balik punggungku.”
7. Mengusap Kepala
Usap sebagian kepala sebanyak tiga kali sambil membaca doa berikut.
اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إلَّا ظِلُّك
Lafal Arab-Latin: llâhumma harrim sya’ri wa basyari ‘ala an-nâri wa adzilni tahta ‘arsyika yauma lâ dzilla illa dzilluka.
Artinya: “Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka, dan naungi aku dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu.”
8. Mengusap Kedua Telinga
Usap kedua telinga secara bersamaan sambil membaca doa berikut.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ
Lafal Arab-Latin: Allâhumma ij’alni minalladzîna yastami’ûnal qaula fayattabi’ûna ahsanahu.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan dan mampu mengikuti apa yang baik dari ucapan tersebut.”
9. Membasuh Kedua Kaki
Basuh kedua kaki hingga di atas mata kaki sebanyak tiga kali dengan mendahulukan kaki kanan.
Doa membasuh kaki kanan:
اللهم اجْعَلْهُ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامُ
Lafal Arab-Latin: Allâhumma ij’alhu sa’yan masykûran wa dzamban maghfûran wa ‘amalan mutaqabbalan. Allâhumma tsabbit qadami ‘ala shirâthi yauma tazila fîhi al-aqdâm.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”
Doa membasuh kaki kiri:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ أَنْ تَنْزِلَ قَدَمِيْ عَنِ الصِّرَاطِ يَوْمَ تَنْزِلُ فِيْهِ أَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ
Lafal Arab-Latin: Allâhumma innî a’ûdzu bika an tanzila qadamî ‘anish-shirâthi yauma tanzilu fîhi aqdâmul munâfiqîn
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu, dari tergelincir saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir.”
10. Doa Setelah Wudhu
Setelah selesai berwudhu, dianjurkan membaca doa berikut.
أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Lafal Arab-Latin: Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhû wa rasûluhû, allâhummaj’alnî minat tawwâbîna waj’alnii minal mutathahhirîna.
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih).”
Kesimpulan
Memahami panduan berwudhu yang benar sesuai sunnah dapat membantu setiap Muslim menjalankan ibadah dengan lebih sempurna. Dengan mengikuti urutan wudhu dan membaca doa-doa yang dianjurkan, semoga ibadah yang dilakukan menjadi sah, bernilai pahala, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.



No Comment! Be the first one.