Panduan Sholat Dhuha Mulai Dari Niat Hingga Doanya
Sholat dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan bagi kaum Muslimin untuk dikerjakan pada pagi hari. Baca juga: Daftar Keutamaan Shalat Dhuha yang Harus Diketahui Pelaksanaan...
Sholat dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan bagi kaum Muslimin untuk dikerjakan pada pagi hari.
Baca juga: Daftar Keutamaan Shalat Dhuha yang Harus Diketahui
Pelaksanaan sholat dhuha biasanya dimulai setelah terbit fajar hingga sebelum masuk sholat dzuhur sekitar pukul 8.00 WIB–11.00 WIB.
Bagi kamu yang ingin melaksanakan sholat dhuha, yuk simak panduan lengkapnya mulai dari niat hingga doanya.
Panduan Sholat Dhuha
Dikutip dari laman detik.com, berikut panduan lengkap sholat dhuha:
1. Membaca niat sholat dhuha
Adapun niat sholat dhuha yakni sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallii sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’ala.
Artinya: Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala
2. Takbiratul ihram dan dilanjutkan dengan membaca doa ifititah
Berikut bacaan doa iftitah:
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Arab Latin: Allahu akbar kabiiraa wal hamdu lillahi katsiiraa washub-haanallahi bukratan wa ashiilaa. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassa maawaati wal ardla haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wama maati lillahi rabbil aalamiina. Laasyriika lahu wabidzaalika umirtu wa anaa minal muslimin.
Artinya: Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaranNya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, serta Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang. Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi, dalam keadaan tunduk dan berserah diri dan aku bukanlah termasuk galongan orang yang musyrik. Sesungguhnya shalatku ibadahku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri (kepadaNya).
3. Membaca surah Al-Fatihah
Bacaan Surat Al-Fatihah:
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Arab Latin: Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdu lillahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu waiyyaaka nasta’iin. Ihdinash shirraathal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim. Ghairil maghduubi ‘alaihim waladl-dlaalliin.
Artinya : Dengan nama Allah yang maha pengasih dan penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Yang maha pengasih dan penyayang. Yang menguasai hari kemudian. Pada-Mu lah aku mengabdi dan kepada-Mu lah aku meminta pertologan. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Bagaikan jalannya orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat. Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat.
4. Membaca salah satu ayat Al-Quran yang dihafal
5. Ruku’
Disertai dengan melafalkan bacaan berikut ini sebanyak 3 kali:
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
Arab Latin: Subhaana rabbiyal ‘adzhiimi wabihamdihi.
Artinya: Maha suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.
6. I’tidal
Setelah ruku’, lalu bangkit dengan tegak, dan mengangkat kedua belah tangan seperti saat takbir. Seraya membaca;
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Arab Latin: Sami’allaahu liman hamidah
Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya.”
Pada waktu berdiri tegak (i’tidal) terus membaca:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ
Arab Latin: Rabbanaa lakal hamdu mil ussamawaati wamil ul ardli wamil u maa syi’ta min syai’in ba’du.
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, bagi Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.”
7. Sujud
Setelah i’tidal kemudian lakukan posisi sujud sambil membaca takbir. Lafal yang dibaca ketika sujud yakni sebagai berikut:
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Arab Latin: Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdihi (3 kali)
Artinya: Maha Suci Tuhan, serta memujilah aku kepada-Nya.
8. Duduk di antara dua sujud
Usai sujud, bangkit dengan mengucapkan takbir lalu duduk di antara dua sujud dan membaca lafal berikut ini:
رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى
Arab Latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fuannii.
Artinya: Wahai Tuhanku, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupilah kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah rejeki kepadaku, berilah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku, dan berilah ampunan kepadaku.
9. Sujud kedua
Lakukan sujud kedua dengan posisi dan lafal yang sama dengan sujud pertama. Setelah itu berdiri sambil mengucapkan takbir untuk melanjutkan rakaat kedua seperti gerakan di atas.
10. Duduk tahiyat atau tasyahud akhir
Adapun bacaan duduk tasyahud akhir yakni sebagai berikut:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ, أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ, اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، وَ بَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، فِى الْعَا لَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Arab Latin: Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyuwarahmatullaahi wabarakaatuh,assalaamu’alainawa’alaaibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullaah. Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad. Wa alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa Ibraahim wa’alaa aali sayyidinaa ibraahim wabaarik ‘alaa sayyidinaa muhammad wa ‘alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidina Ibraahiim fil’aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya: Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah. Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.
11. Salam
Untuk mengakhiri sholat, lakukan salam dengan cara menoleh ke kiri dan ke kanan sambil membaca lafal salam seperti berikut ini:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Arab Latin: Assalaamu alaikum wa rahmatullah
Artinya: Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu.
Doa Setelah Sholat Dhuha
Apabila selesai mengerjakan sholat dhuha, maka dapat dilanjutkan dengan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاتُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَشِرًا فَيَسِرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرَبُهُ وَإِنْ كَانَ قَلِيلًا فَكَثَرْهُ بِحَقِّ ضُحَابِكَ وَبَهَابِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.
Arab Latin: Allahumma innadd dhuhaa dhuha’uka, wal baha’a bahaʻuka, wal jamala jamáluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Allahumma in kâna rizqi fis sama’i, fa anzilhu. Wa in kana fil ardhi, fa akhrijhu. Wa in kana mu’assiran, fa yassirhu. Wa in kana haraman, fa thahhirhu. Wa in kana ba’idan, fa qarribhu wa in kâna qalilan fakats-tsirhu bi haqqi dhuhaika, wa baha’ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudratika. Åtinî mâ âtaita ‘ibadakash shalihin.
Artinya: Ya Allah, sungguh waktu dhuha adalah milik-Mu. Yang ada hanya keagungan- Mu. Tiada lagi selain keindahan-Mu. Hanya ada kekuatan-Mu. Yang ada hanya kuasa-Mu. Tidak ada yang lain kecuali lindungan-Mu. Ya Allah, kalau rezekiku di langit, turunkanlah. Kalau berada di bumi, keluarkanlah. Kalau sulit, mudahkanlah. Kalau haram, gantilah jadi yang suci. Apabila jauh, dekatkanlah. Kalau sedikit, perbanyaklah, dengan hakikat dhuha, keagungan, kekuatan, kekuasaan-Mu. Ya Allah, berikanlah kepadaku apa yang Engkau anugerahkan kepada hamba-hamba- Mu yang saleh.
Kemudian, lanjutkan dengan membaca:
اللَّهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكَ أُقَاتِلُ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَى إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Arab Latin: Allahumma bika ushawilu, wa bika uhawilu, wa bika uqâtilu. Rabbighfir li, warhamni, watub ‘alayya. Innaka antat tawwabur rahim.
Artinya: Tuhanku, denganMu aku bergerak. DenganMu aku berusaha. DenganMu, aku berjuang. Tuhanku, ampunilah segala dosaku. Turunkan rahmat-Mu kepadaku. Anugerahkanlah tobat-Mu untukku. Sungguh Engkau maha penerima taubat, lagi maha penyayang. (Dibaca 40 atau 100 kali)
Kesimpulan
Sholat dhuha merupakan ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim. Dengan memahami tata cara, bacaan, serta doa setelah sholat dhuha, diharapkan pelaksanaannya dapat dilakukan dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.
Semoga amalan sholat dhuha yang rutin dikerjakan dapat mendatangkan keberkahan, kemudahan rezeki, serta pahala dari Allah SWT.



No Comment! Be the first one.