Panduan Wudhu: Dalil dan Tata Caranya Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Wudhu adalah bersuci dari hadas kecil menggunakan air suci dan mensucikan pada anggota tubuh tertentu sesuai syariat Islam. Wudhu dilakukan sebelum melaksanakan ibadah tertentu seperti salat, tawaf,...
Wudhu adalah bersuci dari hadas kecil menggunakan air suci dan mensucikan pada anggota tubuh tertentu sesuai syariat Islam. Wudhu dilakukan sebelum melaksanakan ibadah tertentu seperti salat, tawaf, dan menyentuh mushaf Al-Qur’an.
Daftar Isi
Secara bahasa, wudhu berarti kebersihan dan kebaikan. Sementara menurut syariat, wudhu merupakan ibadah yang memiliki aturan khusus berdasarkan Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW.
Dalil Perintah Wudhu dalam Al-Qur’an
Perintah wudhu dijelaskan secara langsung dalam Surah Al-Ma’idah ayat 6. Ayat ini menjadi dasar utama tata cara wudhu dalam Islam.
Allah SWT berfirman:“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai siku, dan sapulah kepalamu, serta basuh kedua kakimu sampai kedua mata kaki.” (QS. Al-Ma’idah: 6)
Ayat tersebut menjelaskan beberapa anggota tubuh yang wajib dibasuh ketika berwudhu, yaitu wajah, tangan hingga siku, kepala, dan kaki hingga mata kaki.
Selain Al-Qur’an, Rasulullah SAW juga menegaskan pentingnya wudhu dalam hadis sahih.
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak diterima salat seseorang yang berhadas hingga ia berwudhu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Berikut urutan wudhu yang benar sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW:
- Membaca Basmalah
Sebelum berwudhu, dianjurkan membaca “Bismillah” sebagai pembuka ibadah. - Mencuci Kedua Telapak Tangan
Cuci kedua tangan sebanyak tiga kali hingga bersih. - Berkumur-kumur
Masukkan air ke dalam mulut lalu keluarkan sebanyak tiga kali untuk membersihkan rongga mulut. - Membersihkan Hidung
Hirup air ke hidung kemudian keluarkan kembali sebanyak tiga kali. - Membasuh Wajah
Basuh seluruh wajah mulai dari batas rambut hingga dagu dan dari telinga kanan ke kiri sebanyak tiga kali. - Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku
Basuh tangan kanan hingga siku sebanyak tiga kali, lalu tangan kiri. - Mengusap Sebagian Kepala
Usap kepala menggunakan tangan yang telah dibasahi air. - Membersihkan Kedua Telinga
Usap bagian dalam dan luar telinga menggunakan air baru atau sisa air di tangan. - Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki
Basuh kaki kanan hingga mata kaki sebanyak tiga kali, kemudian kaki kiri. - Membaca Doa Setelah Wudhu
Setelah selesai wudhu, dianjurkan membaca doa berikut:Asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh.
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”
Rukun Wudhu yang Wajib Dipenuhi
Dalam wudhu terdapat beberapa rukun yang tidak boleh ditinggalkan. Jika salah satu rukun tidak dilakukan, maka wudhu menjadi tidak sah.
Berikut rukun wudhu:
- Niat
- Membasuh wajah
- Membasuh kedua tangan hingga siku
- Mengusap sebagian kepala
- Membasuh kaki hingga mata kaki
- Tertib atau berurutan
Rukun ini berdasarkan Surah Al-Ma’idah ayat 6 yang menjadi pedoman utama wudhu dalam Islam.
Hal yang Membatalkan Wudhu
Beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu antara lain:
- Keluar sesuatu dari qubul atau dubur
- Tidur nyenyak
- Hilang akal atau mabuk
- Bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan non mahram menurut sebagian pendapat ulama
- Menyentuh kemaluan tanpa penghalang
Karena itu, penting menjaga kesucian setelah berwudhu agar ibadah tetap sah.
Penutup
Melaksanakan wudhu sesuai sunnah juga menjadi bentuk ketaatan kepada Rasulullah SAW sekaligus menjaga kebersihan diri. Dengan memahami panduan wudhu yang benar, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan tenang.
Sumber
https://kumparan.com/bacaan-alquran/dalil-alquran-tentang-rukun-wudhu-1zLt2exWYHH?



No Comment! Be the first one.