Shalat Subuh memiliki keutamaan besar dalam Islam karena dikerjakan pada waktu yang penuh keberkahan. Salah satu amalan yang sering dilakukan dalam shalat Subuh adalah membaca doa qunut. Doa ini menjadi bagian sunnah yang dikerjakan oleh banyak umat Islam, khususnya dalam mazhab Mazhab Syafi’i. Meski demikian, masih banyak orang yang belum memahami bacaan, arti, dan tata cara pelaksanaannya dengan benar.
Daftar Isi
Doa qunut tidak hanya sekadar rangkaian kalimat, tetapi juga bentuk permohonan kepada Allah agar diberikan petunjuk, perlindungan, serta keberkahan hidup. Oleh karena itu, memahami bacaan dan maknanya akan membantu meningkatkan kekhusyukan dalam shalat. Dilansir dari laman Zalora, berikut penjelasan lengkap mengenai doa qunut Subuh yang bisa dipelajari dan diamalkan.
Bacaan Doa Qunut Pendek
Bagi pemula, membaca doa qunut dalam versi pendek dapat menjadi langkah awal yang baik. Doa ini tetap memiliki makna mendalam meskipun tidak panjang.
Berikut bacaan yang sering digunakan:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ .
“Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalits”
Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi.”
Bacaan ini cukup populer karena singkat, mudah dihafal, dan tetap sesuai sunnah. Banyak masyarakat yang menggunakan doa ini dikala shalat subuh, maka untuk itu perlu untuk di hafal dan dikerjakan setiap kali melakukan shalat subuh.
Bacaan Doa Qunut Panjang
Selain versi pendek, terdapat juga doa qunut yang lebih lengkap. Bacaan ini biasanya ditambah dengan shalawat kepada Nabi Muhammad Muhammad serta doa kebaikan dunia dan akhirat. Untuk bacaan doa Qunut Subuh versi panjang sebagai berikut:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيْمَنُ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمّي وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَ سَلَّم
“Allaahummahdinii fiiman hadaita, wa ‘aafinii fiman ‘aafaita, wa tawallanii fii man tawallaita, wa baarik lii fiimaa a’thaita, wa qinii bi rahmatika syarra maa qadhaita fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaika, wa innahu laa yadzillu man waalaita, wa laa ya’izzu man ‘adaita, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita, fa lakal hamdu ‘alaa maa qadhaita, astahgfiruka wa atuubu ilaika, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin-nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa alihi wa shahbihi wasallama”
Artinya: “Ya Allah, berikanlah aku petunjuk seperti orang-orang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan, seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Limpahkanlah keberkahan kepada apa saja yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dengan kasih sayang-Mu dari segala keburukan apa-apa yang telah Engkau putuskan (tetapkan), karena sesungguhnya Engkau-lah yang memberikan ketentuan dan tidak ada yang bisa memberikan ketentuan (keputusan) atas diri-Mu. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau berikan kekuasaan, dan tidaklah akan mulia orang yang telah Engkau musuhi, Maha Berkah lah Engkau dan Maha Luhur lah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang telah Engkau tetapkan. Aku mohon ampun dan bertobat kepada-Mu. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan (sholawat) atas diri junjungan kami. Nabi Muhammad, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya.”
Tambahan doa ini memperluas permohonan, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk seluruh umat Islam. Oleh sebab itu, doa qunut panjang sering dibaca di masjid atau saat shalat berjamaah.
Tata Cara Membaca Doa Qunut
Tata cara membaca doa qunut Subuh sebenarnya cukup sederhana, namun perlu diperhatikan agar sesuai tuntunan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan doa qunut :
- Doa qunut dibaca pada rakaat kedua setelah bangkit dari ruku’ atau ketika posisi i’tidal. Pada saat ini, imam atau orang yang shalat sendiri mengangkat kedua tangan seperti ketika berdoa.
- Ketika shalat berjamaah, makmum dianjurkan mengaminkan doa yang dibaca imam. Hal ini menjadi bentuk kebersamaan dalam memohon kepada Allah.
- Setelah doa selesai, shalat dilanjutkan dengan sujud seperti biasa. Posisi tangan dapat tetap diangkat atau diturunkan setelah doa selesai.
- Membaca doa qunut dilakukan dengan penuh kekhusyukan. Memahami arti doa akan membantu menghadirkan hati dalam shalat.
Selain itu, ulama menjelaskan bahwa jika seseorang lupa membaca qunut, maka dianjurkan melakukan sujud sahwi. Namun, jika tidak dilakukan, shalat tetap sah karena qunut termasuk sunnah.
Kesimpulan
Doa qunut Subuh merupakan sunnah yang memiliki makna mendalam dalam memohon petunjuk, perlindungan, dan keberkahan. Baik versi pendek maupun panjang dapat diamalkan sesuai kemampuan. Pemahaman arti serta tata cara yang benar akan membantu meningkatkan kekhusyukan dan kualitas ibadah. Dengan rutin membaca doa qunut, umat Islam diharapkan semakin dekat dengan Allah dan mendapatkan ketenangan dalam menjalani kehidupan.



No Comment! Be the first one.