Dibalik Bah Besar: Kisah Jarang Diketahui Tentang Hewan-Hewan Yang Tidak Masuk Kedalam Kapal Nabi Nuh
Kisah tentang Bahtera Nabi Nuh (Noah’s Ark) umumnya berfokus pada hewan-hewan yang berhasil masuk dan selamat. Namun, dalam berbagai tradisi, legenda, dan penafsiran, terdapat kisah menarik...
Kisah tentang Bahtera Nabi Nuh (Noah’s Ark) umumnya berfokus pada hewan-hewan yang berhasil masuk dan selamat. Namun, dalam berbagai tradisi, legenda, dan penafsiran, terdapat kisah menarik mengenai hewan-hewan yang dianggap tidak ikut, tidak diperbolehkan masuk, atau tidak membutuhkan bahtera untuk selamat.
Daftar Isi
hewan-hewan di balik Bah Besar
Berikut adalah kisah jarang diketahui tentang hewan-hewan di balik Bah Besar:
Makhluk Laut (Ikan dan Mamalia Laut)
Secara harfiah, ikan dan makhluk laut tidak masuk ke dalam bahtera.
- Alasan: Banjir besar (Bah) terjadi di atas permukaan tanah. Ikan, paus, lumba-lumba, dan makhluk air lainnya dianggap tidak membutuhkan perlindungan bahtera karena habitat mereka adalah air.
- Kisah: Meskipun banjir membawa kehancuran besar, makhluk-makhluk di bawah air dianggap melanjutkan kehidupan mereka tanpa gangguan berarti dibandingkan hewan darat.
Ular Raksasa (Legenda/Cerita Rakyat)
Dalam beberapa versi cerita rakyat (seperti yang populer di TikTok/legenda lokal tertentu), ada kisah tentang seekor ular raksasa atau ular yang sangat berbahaya yang tidak diizinkan masuk ke kapal.
- Alasan: Ukurannya yang terlalu besar dianggap akan memakan tempat yang seharusnya untuk hewan lain, atau dikhawatirkan akan mengancam keselamatan hewan-hewan lain serta keluarga Nabi Nuh di dalam bahtera yang sempit.
- Nasib: Ular tersebut konon selamat dengan cara berpegangan pada luar bahtera atau mencari tempat tinggi, namun tetap hidup.
Iblis dan Setan (Legenda)
Sebuah kisah legenda (terutama dalam beberapa riwayat kisah Nabi dalam Islam) menceritakan bahwa Iblis atau setan berhasil menyelinap masuk ke dalam bahtera dengan menempel pada tubuh hewan (seringkali dikaitkan dengan keledai).
Konteks: Meskipun bukan “hewan” dalam pengertian biologis, makhluk ini tidak diizinkan oleh Allah, namun berhasil masuk melalui tipu daya, menjadikannya “penumpang gelap” yang jarang diketahui.
Unicorn (Legenda Barat)
Dalam lagu rakyat atau cerita legenda Barat (misalnya lagu “The Unicorn”), sering diceritakan bahwa Unicorn adalah satu-satunya hewan yang tidak masuk ke bahtera.
Kisah: Diceritakan bahwa Unicorn terlalu sibuk bermain atau terlambat datang ke bahtera karena mereka merasa diri mereka hebat dan tidak membutuhkan kapal, sehingga akhirnya tertinggal.
Semut atau Serangga Tertentu (Penafsiran)
Sebagian penafsiran menganggap bahwa serangga-serangga kecil atau hewan yang dapat bertahan hidup di atas kayu terapung tidak perlu masuk dalam daftar sepasang-sepasang yang diangkut.
Mengapa Hewan-Hewan Ini Tidak Masuk?
- Bukan Hewan Darat: Perintahnya adalah membawa hewan darat yang memiliki napas kehidupan (Kejadian 7:15).
- Tidak Perlu Penyelamatan: Hewan seperti ikan dan makhluk air tidak dalam bahaya tenggelam.
- Bahaya/Kelebihan Ukuran: Beberapa hewan dianggap berbahaya atau terlalu besar untuk kapasitas kapal.
Catatan: Kisah-kisah ini sebagian berasal dari narasi teks suci (Alkitab/Al-Qur’an), sementara yang lain merupakan bagian dari penafsiran (midrash), legenda rakyat, atau dongeng yang berkembang seiring waktu.
Kesimpulan
dari kisah hewan-hewan di balik Bahtera Nabi Nuh adalah:
- Kelangsungan Hidup Alami: Hewan air (ikan dan mamalia laut) tidak perlu masuk kapal karena banjir adalah habitat mereka.
- Adaptasi Kondisi: Beberapa hewan seperti kucing dan babi dalam legenda disebut muncul di dalam kapal sebagai solusi atas masalah kebersihan (kotoran dan hama tikus).
- Seleksi Ilahi: Kapal tersebut difokuskan untuk menyelamatkan hewan darat dan burung yang memiliki “napas kehidupan” agar ekosistem pasca-banjir tetap terjaga.
- Simbol Ketaatan: Kisah mereka yang tidak masuk kapal (seperti Kan’an atau hewan-hewan tertentu dalam mitologi) menjadi pengingat tentang pentingnya kepatuhan dan ketepatan waktu dalam menghadapi peringatan besar.
Sumber
https://www.liputan6.com/islami/read/5572294/kisah-menarik-dari-kelakuan-hewan-hewan-di-kapal-nabi-nuh-rantai-kehidupan



No Comment! Be the first one.