Kisah Nabi Adam AS: Manusia Pertama dan Nabi Awal Penghuni Bumi
Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan Allah SWT sekaligus nabi pertama dalam sejarah umat manusia. Ia menjadi cikal bakal seluruh manusia yang hidup di muka bumi hingga saat ini,...
Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan Allah SWT sekaligus nabi pertama dalam sejarah umat manusia. Ia menjadi cikal bakal seluruh manusia yang hidup di muka bumi hingga saat ini, sehingga mendapat julukan Abul Basyar (bapak seluruh manusia). Kisahnya sarat dengan pelajaran tentang penciptaan, ujian, taubat, dan perjuangan menjadi khalifah di bumi.
Daftar Isi
- Asal Mula Penciptaan Nabi Adam
- Allah menciptakan Adam dari tanah. Sebagaimana firman-Nya
- Mukjizat Nabi Adam
- 1. Menjadi Khalifah Pertama di Bumi
- 2. Menerima Ilmu Pengetahuan
- 3. Memiliki Postur Tubuh yang Tinggi
- 4. Memiliki Umur Panjang
- 5. Keturunan Lahir Kembar Berpasangan
- Penciptaan Hawa dan Kehidupan di Surga
- Keangkuhan Iblis dan Godaan di Surga
- Taubat dan Turun ke Bumi
- Kehidupan di Bumi dan Keturunan
- Wafatnya Nabi Adam
- Kesimpulan
Artikel ini disusun berdasarkan sumber-sumber terpercaya, antara lain Kompas.com, Republika, detikcom, NU Online, serta kitab Qashashul Anbiya’ karya Ibnu Katsir. Mengenal kisah Nabi Adam AS dapat menambah keimanan dan memahami asal-usul penciptaan manusia.
Asal Mula Penciptaan Nabi Adam
Awal mula penciptaan Adam terjadi ketika Allah SWT memberitahukan kepada para malaikat tentang rencana-Nya menciptakan manusia yang akan menjadi khalifah di muka bumi. Firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi’. Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’.” (QS. Al-Baqarah: 30)
Para malaikat mempertanyakan kehendak Allah karena sebelumnya mereka menyaksikan makhluk Allah sebelum manusia dari golongan jin banyak melakukan kerusakan dan pertumpahan darah . Namun Allah lebih mengetahui apa yang tidak diketahui malaikat. Di antara manusia akan lahir orang-orang pilihan yang ketaatannya melebihi para malaikat.
Allah menciptakan Adam dari tanah. Sebagaimana firman-Nya:
“Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: ‘Jadilah’ (seorang manusia), maka jadilah dia.” (QS. Ali Imran: 59)
Tanah yang digunakan untuk menciptakan Adam diambil dari seluruh jenis tanah yang ada di bumi. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah SWT menciptakan Adam dari segenggam (tanah). Digenggamnya dari semua (jenis) tanah yang ada di bumi. Sehingga rupa anak cucu Adam sebagaimana dari tanah diambilnya. Sehingga dari mereka ada yang berkulit merah, putih, hitam, antara putih dan hitam. Ada yang berbahagia, bersedih, buruk, baik, dan antara keduanya.” (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi)
Mukjizat Nabi Adam
Sebagai nabi pertama, Adam AS dianugerahi beberapa mukjizat yang membedakannya dari makhluk lain:
1. Menjadi Khalifah Pertama di Bumi
Adam AS ditunjuk Allah sebagai pemimpin pertama di bumi. Ia dibekali ilmu dan akal pikiran untuk menjalankan tugasnya .
2. Menerima Ilmu Pengetahuan
Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama benda dan segala sesuatu yang ada. Pengetahuan ini menjadi bekal bagi Adam dan keturunannya untuk mengelola bumi .
3. Memiliki Postur Tubuh yang Tinggi
Berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi Adam memiliki tinggi mencapai 60 hasta atau sekitar 27 meter . Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah menciptakan Adam dengan tinggi enam puluh hasta. Tinggi manusia akan terus berkurang hingga nantinya.”
4. Memiliki Umur Panjang
Nabi Adam hidup hingga usia 1.000 tahun . Hal ini memungkinkannya memiliki keturunan yang banyak.
5. Keturunan Lahir Kembar Berpasangan
Setiap kali Hawa melahirkan, anak-anaknya lahir kembar berpasangan laki-laki dan perempuan. Ini menjadi cara untuk melanjutkan keturunan di masa awal penciptaan manusia .
Penciptaan Hawa dan Kehidupan di Surga
Setelah Adam diciptakan, Allah menempatkannya di surga. Namun Adam merasa kesepian karena hidup sendirian. Allah kemudian menciptakan Hawa dari tulang rusuk kiri Adam ketika ia sedang tidur .
Rasulullah SAW bersabda:
“Berwasiatlah (dalam kebaikan) pada wanita, karena wanita diciptakan dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah pangkalnya. Jika kamu coba meluruskan tulang rusuk yang bengkok itu, maka dia bisa patah. Namun bila kamu biarkan maka dia akan tetap bengkok. Untuk itu nasihatilah para wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Adam dan Hawa diberi izin untuk tinggal di surga dan menikmati segala kenikmatan di dalamnya, kecuali mendekati satu pohon terlarang. Allah berfirman:
“Dan Kami berfirman: ‘Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.'” (QS. Al-Baqarah: 35)
Keangkuhan Iblis dan Godaan di Surga
Ketika Allah memerintahkan para malaikat dan Iblis untuk bersujud kepada Adam sebagai penghormatan, seluruh malaikat mematuhi kecuali Iblis. Ia menolak karena sombong dan merasa lebih mulia daripada Adam. Iblis berkata, “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan ia Engkau ciptakan dari tanah” .
Atas keangkuhannya, Allah mengusir Iblis dari surga dan melaknatnya hingga hari kiamat. Iblis kemudian memohon kepada Allah agar diberikan umur panjang hingga hari kebangkitan untuk menggoda Adam dan keturunannya . Allah mengabulkan permohonan itu.
Iblis mulai menjalankan sumpahnya dengan menggoda Adam dan Hawa agar mendekati pohon terlarang. Ia membisikkan bahwa jika mereka memakan buah pohon itu, mereka akan menjadi malaikat atau hidup kekal di surga. Iblis bersumpah atas nama Allah bahwa ia adalah pemberi nasihat yang tulus .
Adam dan Hawa tergoda oleh rayuan Iblis dan akhirnya memakan buah terlarang tersebut. Saat itu juga, terbukalah aurat mereka dan mereka segera menutupinya dengan daun-daun surga .
Taubat dan Turun ke Bumi
Setelah melanggar larangan Allah, Adam dan Hawa segera menyadari kesalahan mereka. Allah berfirman:
“Keduanya berkata: ‘Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.'” (QS. Al-A’raf: 23)
Allah menerima taubat Adam dan Hawa. Namun sebagai konsekuensi dari pelanggaran tersebut, keduanya harus turun dari surga ke bumi .
Para ulama berbeda pendapat mengenai lokasi turunnya Adam dan Hawa. Pendapat mayoritas menyatakan bahwa Adam diturunkan di India (ada pula yang menyebut di wilayah Dahna, India), sementara Hawa diturunkan di Jeddah, Arab Saudi . Ada pula riwayat yang menyebutkan Adam turun di Shofa dan Hawa di Marwah.
Setelah terpisah selama puluhan tahun, Adam dan Hawa akhirnya dipertemukan kembali oleh Allah di Bukit Jabal Rahmah, dekat Padang Arafah . Nama Arafah sendiri konon berasal dari kata ta’arruf yang berarti perkenalan, tempat Adam dan Hawa saling mengenali kembali.
Kehidupan di Bumi dan Keturunan
Setelah diturunkan ke bumi, Adam belajar menjalani kehidupan yang berbeda dengan di surga. Ia belajar membuat alat, membajak tanah, bercocok tanam, dan memenuhi kebutuhan hidup . Adam dan Hawa mulai memiliki keturunan.
Setiap kehamilan Hawa melahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan. Anak pertama mereka adalah Qabil yang lahir kembar dengan saudara perempuannya, kemudian Habil yang lahir kembar dengan saudara perempuannya yang lain .
Kisah pilu terjadi antara Qabil dan Habil. Ketika diperintahkan untuk berkurban, Habil mempersembahkan hewan terbaiknya dan kurbannya diterima Allah, sementara Qabil mempersembahkan hasil panen yang buruk dan kurbannya tidak diterima. Qabil marah dan dengki, lalu membunuh Habil dalam peristiwa pembunuhan pertama dalam sejarah manusia .
Atas petunjuk Allah, Qabil belajar menguburkan jenazah saudaranya setelah melihat seekor burung gagak mengubur bangkai gagak lain di tanah. Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 27-31 .
Wafatnya Nabi Adam
Nabi Adam AS wafat pada usia 1.000 tahun di hari Jumat. Rasulullah SAW bersabda bahwa hari Jumat adalah hari yang agung, di dalamnya terdapat lima peristiwa penting: Allah menciptakan Adam, menurunkannya ke bumi, mewafatkannya, terdapat waktu mustajab untuk berdoa, dan hari kiamat juga akan terjadi di hari Jumat .
Sebelum wafat, Adam menunjuk putranya, Syits, sebagai penggantinya untuk membimbing umat manusia. Adam mengajarkan kepada anak-anaknya bahwa Allah akan mengutus para nabi untuk membimbing mereka dengan nama, sifat, dan mukjizat yang berbeda-beda, namun semuanya bersatu menyeru kepada Allah semata .
Terdapat perbedaan pendapat mengenai lokasi makam Nabi Adam. Ada yang menyebutkan di Jabal Abu Qubais, Masyariq al-Firdaus, atau Baitulmaqdis .
Kesimpulan
Nabi Adam AS adalah manusia pertama dan nabi pertama yang menjadi cikal bakal seluruh umat manusia. Diciptakan dari tanah, ia dianugerahi berbagai mukjizat seperti pengetahuan tentang segala sesuatu, postur tubuh yang tinggi, dan keturunan yang lahir kembar berpasangan.
Kisahnya mengajarkan tentang kemuliaan manusia di sisi Allah, pentingnya taubat ketika berbuat salah, bahaya kesombongan seperti yang dilakukan Iblis, serta kewaspadaan terhadap godaan setan yang terus berupaya menyesatkan anak cucu Adam hingga akhir zaman.
Dengan mengenal kisah Nabi Adam, kita semakin memahami asal-usul penciptaan, nilai-nilai ketauhidan, dan bagaimana menjalani kehidupan sebagai khalifah di bumi dengan penuh tanggung jawab.
Referensi
- Link: https://cahaya.kompas.com/doa-dan-niat/25J03094150690/kisah-lengkap-nabi-adam-as-dari-awal-penciptaan-hingga-wafatnya
- Link: https://islamdigest.republika.co.id/berita/n4j4sy/kisah-nabi-adam-as-peletak-peradaban-di-bumi-3-habis
- Link: https://www.detik.com/jogja/berita/d-7069712/kisah-singkat-nabi-adam-as-sang-manusia-pertama-beserta-mukjizatnya
- Link: https://www.inews.id/lifestyle/muslim/kisah-nabi-adam-lengkap-dari-lahir-sampai-wafat-menurut-al-quran-dan-hadits/3Link: https://jatim.nu.or.id/madura/kisah-nabi-adam-dan-keturunannya-berikut-penjelasan-wakil-rais-nu-sumenep-EhTn5Link: https://iqna.ir/id/news/3476983/adam-as-manusia-pertama-atau-nabi-pertamaLink: https://olret.viva.co.id/religion/700-kisah-nabi-adam?page=all



No Comment! Be the first one.