Bacaan Doa Makan Sesuai Sunnah yang Wajib Diketahui
Makan adalah kebutuhan dasar manusia, tetapi dalam Islam kegiatan makan memiliki dimensi spiritual yang luas: bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga momentum bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki...
Makan adalah kebutuhan dasar manusia, tetapi dalam Islam kegiatan makan memiliki dimensi spiritual yang luas: bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga momentum bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan. Allah SWT mengingatkan umat‑Nya untuk selalu mengingat sumber rezeki sebelum dan sesudah makan, sehingga ibadah tidak berhenti hanya pada ritual ritual ibadah yang formal. Adanya doa makan dalam sunnah justru memberikan titik fokus bahwa setiap nikmat berasal dari Allah dan patut disyukuri.
Daftar Isi
Berikut ini penjelasan lengkap tentang bacaan doa sebelum dan sesudah makan sesuai ajaran Islam yang autentik dan relevan dibaca saat ini, disertai sumber web resmi yang dapat diakses untuk rujukan lebih lanjut.
Doa Sebelum Makan: Awali dengan Menyebut Nama Allah
Dilansir dari sumber liputan6.com, dalam sunnah Nabi Muhammad SAW, sebelum mulai makan dianjurkan untuk menyebut nama Allah agar makanan yang diambil mendapat keberkahan dan terhindar dari gangguan setan. Nabi SAW bersabda:
“Apabila salah seorang dari kalian makan, hendaklah ia sebut nama Allah.”
Hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Lafal Doa Sebelum Makan
بِسْمِ اللهِ
Bismillāh.
Artinya: “Dengan nama Allah.”
Ini adalah doa paling dasar yang sangat ringkas tetapi bermakna luas: mengingat Allah di awal kegiatan makan dan menempatkan hati pada rasa syukur yang berkesinambungan.
Doa Jika Lupa Mengucapkan Basmalah
Jika seseorang lupa mengatakan bismillah di awal, Islam membolehkan mengucapkan:
بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
Bismillāhi awwalahu wa ākhirah
“Dengan nama Allah pada awal dan akhir.”
Ini merupakan cara menebus kegagalan awal dan tetap menjaga kesadaran spiritual selama makan.
Doa Sesudah Makan: Tanda Syukur dan Pengakuan Nikmat
Setelah makan selesai, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai bentuk syukur atas nikmat rezeki, kesehatan, dan kemampuan untuk makan.
Lafal Doa Setelah Makan
ٱلْـحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Alhamdulillahilladzi aṭ’amana wa saqana wa ja’alana minal muslimīn.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk orang‑orang Muslim.”
Doa ini mencakup tiga aspek utama: rezeki makanan dan minuman, serta identitas sebagai Muslim — sebuah pengakuan nilai spiritual di luar sekadar pengisian perut.
Adab Makan Sesuai Sunnah: Lebih dari Sekadar Doa
Islam tidak hanya menekankan permohonan doa, tetapi juga adab makan yang lengkap agar saat makan menjadi sunnah praktis yang membawa keberkahan.
Di antara adab tersebut:
- Sebut nama Allah sebelum makan.
- Makan dengan tangan kanan.
- Makan dari bagian yang dekat dengan diri.
- Tidak membuang‑buang makanan.
Selain doa, adab ini memperkuat hubungan antara tindakan sederhana dengan nilai spiritual dan sosial, seperti saling menghormati, menghargai rezeki, dan menjaga kesehatan tubuh.
Kesimpulan
Dalam Islam, aktivitas makan menjadi kesempatan ibadah sehari‑hari yang penuh makna. Dengan membaca doa sebelum makan, setelah makan, dan mendoakan pemberi rezeki, seorang Muslim tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik tetapi juga melatih rasa syukur, kesadaran spiritual, dan adab moral. Pemahaman yang tepat terhadap bacaan doa makan sesuai sunnah akan menjadikan setiap hidangan bukan sekadar sumber energi, tetapi juga momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sumber
https://www.liputan6.com/islami/read/6162562/doa-mau-makan-dan-sesudah-makan-beserta-teks-arab-latin-arti-untuk-panduan



No Comment! Be the first one.